Awas Diblokir, Perhatikan Beda Ponsel BM dan Resmi

Abdi Prasetya

Cashpop.net – Senin, 12 Agustus 2019

imei-01

Kementerian Perindustrian ( Kemenperin) bersama dua kementerian lainnya yakni Kemenkominfo dan Kemendag akan melakukan pemblokiran terhadap ponsel ilegal di Indonesia. Regulasi terkait pemblokiran ini akan ditandatangani pada 17 Agustus 2019 mendatang. Ponsel BM sendiri hingga saat ini masih beredar di pasaran secara bebas. Sekilas tampilan dari ponsel ilegal tersebut nyaris tak ada bedanya dengan ponsel legal. Bahkan, ketika dipakai performa kedua jenis ponsel itu kurang lebih sama. Untuk menghindari membeli ponsel illegal, berikut cara membedakan smartphone black market dengan ponsel legal.

Cek IMEI Ponsel

Cara mengetahui nomor IMEI kita cukup menekan tombol *#06# lalu nomor IMEI akan muncul di layar ponsel. IMEI yang tertera di ponsel lalu masukkan kedalam situs https://imei.kemenperin.go.id/. Jika terdaftar situs akan muncul tampilan “IMEI terdaftar didalam database kemenperin”. Sebaliknya, jika tidak terdaftar akan muncul ditampilan bahwa IMEI tidak terdaftar di database kemenperin.

Garansi Distributor

Apabila penjual menjelaskan jika garansi ponsel yang diberikan hanya garansi distributor maka bisa dipastikan ponsel tersebut dari black market. Alasan dari tidak adanya garansi resmi karena barang tersebut masuk ke Indonesia tidak melalui vendor resmi yang beroperasi di Indonesia.

Software Tidak Kompatibel

Untuk kondisi yang satu ini perbedaannya terdapat pada kompatibel perangkat terhadap aplikasi yang berjalan. Ponsel black market terkadang tidak kompatibel dengan aplikasi tertentu sehingga sering ditemui kejadian ponsel tidak dapat menjalankan aplikasi tertentu ketika di-instal.

Wah, sekarang jika ingin beli HP harus lebih teliti lagi nih poiners. Apakah barang BM atau Resmi. Eits jangan lupa untuk segera cek nomor IMEI kamu setelah baca berita ini yaa..

Sumber: tekno.kompas.com

Aturan Blokir Ponsel Black Market Akan Disahkan Bulan Depan

Abdi Prasetya

Cashpop.net – Kamis, 4 Juli 2019

Blokir Ponsel BM

Pemerintah kini tengah menunjukkan keseriusannya untuk memberantas penggunaan ponsel ilegal (BM, black market) di Indonesia. Pada Agustus mendatang, regulasi yang mengatur pemblokiran ponsel BM tersebut akan ditandatangani. Regulasi tersebut berbentuk peraturan menteri (permen). Dalam hal ini setidaknya ada tiga kementerian yang terlibat, yakni Kementerian Perindustrian, Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta Kementerian Perdagangan. Menurut Janu Suryanto, Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kementerian Perindustrian, peraturan menteri tersebut bakal ditandatangani pada pertengahan bulan depan. Namun, ia tidak merinci seperti apa isi dan lingkup dari payung hukum tersebut.

Sementara Kementerian Kominfo nanti akan meminta operator seluler untuk memblokir jaringan yang digunakan oleh ponsel yang teridentifikasi ilegal, dan Kementerian Perdagangan akan mengawasi perdagangan ponsel. Pihak Kemenperin juga beberapa waktu lalu mengatakan bahwa ponsel ilegal tidak akan bisa digunakan di Indonesia. Namun, ini tidak serta-merta berarti ponsel ilegal yang sudah beredar di konsumen (existing) bakal diblokir dari jaringan operator seluler lewat identifikasi IMEI.

Sumber: tekno.kompas.com

10 Titik Lokasi Kamera Baru Tilang CCTV

Abdi Prasetya

Cashpop.net – Selasa, 2 Juli 2019

CCTV

Polda Metro Jaya telah memperluas jangkauan e-TLE (electronic-traffic law enforcement) alias tilang CCTV. Ada 10 area anyar dengan kamera baru yang ditambahkan, sebelumnya tilang CCTV hanya berlaku di dua area lama yakni di Jalan M.H Thamrin dan Merdeka Barat. Kamera baru ini lebih canggih ketimbang kamera lama, sebab bukan hanya bisa merekam dan mengidentifikasikan pelat nomor tetapi juga mampu mendeteksi pelanggaran lainnya. Kamera baru ini punya visual lebih baik hingga bisa melihat ke kabin mobil dan menemukan pelanggaran seperti tidak menggunakan sabuk pengaman atau menggunakan ponsel saat mengemudi.

Selain itu, tiga dari 10 area baru juga sanggup mengetahui pelanggaran batas kecepatan kendaraan. Seperti diketahui batas kecepatan dalam kota yang sudah ditentukan adalah 50 km per jam. Kepolisian mengatakan perluasan sistem e-TLE ini membuat jenis penangkapan pelanggaran semakin beragam. Bila ditemukan pelanggaran, pelanggar akan mendapat surat tilang sesuai alamat berdasarkan pelat nomor kendaraan.

Berikut 10 area baru kamera tilang CCTV:

  1. JPO MRT Bundaran Senayan – satu CCTV
  2. JPO MRT Polda Semanggi – satu CCTV
  3. JPO depan Kementerian Pariwisata – satu CCTV
  4. Jembatan penyeberangan MRT dekat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia – satu CCTV
  5. Flyover Jalan Layang Non Tol Sudirman ke Thamrin – satu CCTV
  6. Flyover Jalan Layang Non Tol Thamrin ke Sudirman – satu CCTV
  7. Simpang bundaran Patung Kuda – tiga CCTV
  8. Simpang TL Sarinah Bawaslu – empat CCTV
  9. Simpang TL Sarinah Starbucks – dua CCTV
  10. JPO Plaza Gajah Mada – satu CCTV

Xiaomi, Oppo, Vivo Sudah Jajal OS Pengganti Android Buatan Huawei

Abdi Prasetya

Cashpop.net – Senin, 17 Juni 2019

788524946

Huawei yang kehilangan lisensi Android, mengembangkan HongMeng sebagai sistem operasi pengganti. Tak hanya Huawei, vendor smartphone asal China lainnya yakni Xiaomi, Oppo dan Vivo turut mencoba sistem operasi ini. Menurut kabar, Huawei kini tengah gencar menguji coba HongMeng yang konon akan dirilis pada tahun ini. Dalam uji coba tersebut, Xiaomi, Oppo dan Vivo juga mengirimkan tim internal untuk ikut merasakan sistem operasi tersebut. Hasilnya, sistem operasi HongMeng ini diklaim bisa mendongkrak performa ponsel 60 persen lebih cepat dibandingkan jika menggunakan OS Android.

Huawei sendiri mempercepat pembuatan sistem operasi ini setelah pemerintah Amerika Serikat memasukkan nama Huawei ke dalam daftar bernama “entity list”. Perusahaan yang masuk dalam daftar tersebut tidak diperkenankan membeli komponen dalam bentuk software dan hardware ke perusahaan asal AS, tanpa seizin pemerintah AS. Sehingga, Huawei berpotensi kehilangan lisensi sistem operasi Android yang notabene dimiliki oleh Google yang merupakan perusahaan asal Amerika Serikat. Tak hanya itu, beberapa perusahaan lain pun turut menangguhkan kerja sama mereka dengan Huawei. Contohnya Facebook.

Perusahaan ini juga menangguhkan kerja sama dengan Huawei sehingga aplikasi seperti Facebook, Instagram dan WhatsApp tidak akan dapat terinstal secara bawaan pada ponsel Huawei. Kendati demikian, beberapa analis mengungkapkan bahwa sistem operasi HongMeng diduga akan mulai dibenamkan pada ponsel Huawei P40 mendatang. Bahkan menurut sumber terdekat, masih ada sejumlah perusahaan teknologi besar yang juga turut membantu Huawei mengembangkan sistem operasi ini.

Wah, menarik ya untuk dinanti “gebrakan” Huawei dalam mengembangkan sistem operasi pengganti Android.

Sumber: Tekno Kompas

Google Maps Bakal Tampilkan Informasi Badai, Gempa Bumi, dan Banjir 

Abdi Prasetya

Cashpop.net – Kamis, 13 Juni 2019

Google Maps

Google baru saja mengumumkan pembaruan Google Maps yang akan sangat berguna untuk wilayah atau negara rawan bencana seperti Indonesia. Lebih spesifik, fitur baru tersebut digunakan untuk menyebar informasi saat terjadi bencana alam. Beberapa pengguna dilaporkan sempat mendapati fitur tersebut. Pembaruan yang ditambahkan berupa informasi visual selama bencana alam. Google menggunakan peringatan sistem navigasi baru untuk memberi petunjuk bagi para pengguna, agar menghindari lokasi bencana. Peringatan SOS ini akan memberikan informasi ringkas tentang apa pun yang sedang terjadi, mulai dari berita yang relevan dengan kejadian, nomor dan situs darurat, serta informasi terbaru dari pemerintah setempat.

Ada tiga kategori bencana yang akan ditampilkan Google Maps, yaitu badai, gempa bumi, dan banjir. Sehari sebelum badai menerjang, akan muncul sebuah kartu peringatan otomatis di sekitar area, yang diprediksi akan terdampak. Kartu tersebut dihubungkan dengan ramalan pusaran badai yang memprediksi ke mana arah lintasan dan waktu terjadinya badai. Sementara untuk bencana gempa, fitur ini akan menampilkan peta goncangan atau episentrum gempa dan juga magnitudo. Peta tersebut divisualisasi dengan garis merah untuk menunjukkan intensitas goncangan di area tertentu. Untuk bencana banjir, peringatan akan menampilkan informasi di mana lokasi yang diprediksi terjadi banjir, serta tingkat keparahan di beberapa area. Rencananya, perusahaan search engine raksasa ini akan meluncurkannya lebih luas lagi pada musim panas nanti. Termasuk notifikasi apabila rute yang dilintasi pengguna terdampak bencana.

1813714284

Pengguna akan diberi instruksi untuk menjauhi area bencana untuk mencegah kecelakaan, sebagaimana KompasTekno rangkum dari Digital Trends, Selasa (11/6/2019). Selain fitur SOS, beberapa pengguna dilaporkan telah mendapatkan fitur untuk melihat speedometer (informasi kecepatan berkendara) saat mengemudi. Google juga dikabarkan menyiapkan mode augmented reality/AR untuk memperjelas lokasi pengguna, ketimbang mengandalkan titik biru seperti saat ini.

Sumber: tekno.kompas.com

Mata Uang Digital Facebook Diprediksi Meluncur Bulan Ini

Abdi Prasetya

Cashpop.net – Senin, 10 Juni 2019

FB

Sudah bukan rahasia kalau Facebook saat ini sedang mengembangkan cryptocurrency atau mata uang digital. Tapi, sepertinya mata uang digital ini akan meluncur lebih cepat dari perkiraan sebelumnya. Dilansir dari The Verge, Senin (10/6/2019) Facebook dirumorkan akan meluncurkan mata uang digitalnya pada bulan ini, tepatnya pada tanggal 18 Juni mendatang. Sebelumnya Facebook dikabarkan baru akan meluncurkan mata uang digital secara global pada tahun 2020.

Berdasarkan laporan The Informant, pegawai Facebook yang bekerja di proyek yang disebut Libra ini dapat memilih untuk digaji menggunakan token cryptocurrency daripada uang tunai. Sebelumnya mata uang digital Facebook dikabarkan akan dinamai GlobalCoin, tapi sepertinya rumor tersebut terbantahkan oleh kabar terbaru ini. Tapi, rumor yang mengatakan bahwa mata uang ini merupakan ‘stablecoin’ sepertinya benar adanya.

Untuk diketahui, stablecoin merupakan bentuk mata uang digital yang dipatok dengan mata uang seperti dolar AS, Euro dan Yen. Sehingga nilainya lebih stabil dan tidak naik-turun seperti mata uang digital pada umumnya. Selain digunakan untuk membayar gaji pegawainya, Facebook menargetkan mata uang ini untuk digunakan di negara berkembang di mana masih banyak penduduknya yang tidak memiliki rekening bank. Nantinya, pengguna layanan milik Facebook seperti Messenger dan WhatsApp bisa mengirimkan token ini tanpa biaya sepeser pun.

Perusahaan besutan Mark Zuckerberg ini juga disebut akan menyediakan fasilitas fisik yang mirip dengan ATM untuk mengubah uang tradisional menjadi crypto.

Sumber: Inet.detik.com

Fungsi Firewall pada Jaringan Komputer, Lengkap dengan Manfaat dan Cara Kerjanya

Abdi Prasetya

Cashpop.net – Jumat, 7 Juni 2019

1

Saat ini, semakin banyak orang yang mampu mengakses internet dengan mudah. Jika dahulu internet kebanyakan diakses oleh muda-mudi, kini orang dewasa pun mampu berselancar dengan nyaman di dunia internet. Seiring dengan perkembangan zaman, penggunaan internet semakin tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Pasalnya, internet menyediakan informasi serta media untuk berkomunikasi tidak terbatas jarak untuk penggunanya. Namun, selain dampak positifnya, tak ayal internet juga memberikan dampak negatif bagi penggunanya.

Pengertian Firewall Pada Jaringan Komputer

Firewall merupakan sistem keamanan jaringan komputer yang berfungsi untuk melindungi komputer dari berbagai macam serangan komputer luar. Dengan adanya firewall, dapat dipastikan bahwa data pada komputer atau server web yang terhubung tidak akan bisa diakses oleh siapapun di Internet. Jika terjadi kejanggalan seperti pihak lain yang mencoba mengakses informasi pribadi, maka otomatis akan diblokir oleh firewall. Firewall pada jaringan komputer dapat diterapkan terhadap software, hardware, maupun sistem yang terdapat dalam komputer.

Fungsi Firewall Pada Jaringan Komputer

2

  1. Sebagai kontrol pengawas arus paket data
  2. Sebagai pos keamanan jaringan
  3. Mencatat aktivitas pengguna
  4. Mencegah informasi bocor

Tentunya setelah membaca berita ini, kamu sudah mengerti akan fungsi dan pentingnya Firewall untuk keamanan sistem perangkat komputer kamu. Jadi, masih mau menganggap Firewall tidak penting?

Sumber: Liputan6.com

Kominfo Ungkap Kriteria 61 Ribu Akun WhatsApp yang Ditutup

Abdi Prasetya

Cashpop.net – Jum’at, 31 Mei 2019

Whatsapp

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan penyedia platform digital WhatsApp telah menutup sekitar 61 ribu akun yang dinilai melanggar aturan. Plt Humas Kemenkominfo Ferdinandus Setu menerangkan ada dua kriteria akun WhatsApp yang dihapus. Kedua kriteria tersebut yakni lantaran akun-akun itu sering mengirimkan konten berisi hoaks dan hasutan.

“Kriteria nomor WhatsApp yang ditangguhkan karena sering mengirimkan konten hoaks berupa kabar bohong atau informasi palsu dan hasutan untuk melakukan kekerasan,” terang pria yang kerap disapa Nando. Kominfo mengatakan langkah penutupan akun dilakukan sebagai upaya meminimalisir sebaran konten hoaks, fitnah, dan provokasi. Menkominfo Rudiantara sebelumnya mengatakan langkah untuk menutup 61 ribu akun dilakukan setelah berkomunikasi dengan pimpinan WhatsApp.

Sumber: CNNindonesia.com

Umur YouTube Gaming Tinggal Menghitung Hari

Abdi Prasetya

Cashpop.net – Selasa, 28 Mei 2019

28854-youtube-gaming

Tahun 2015 lalu, layanan streaming video YouTube meluncurkan platform khusus YouTube Gaming. Sesuai namanya, aplikasi itu dikhususkan untuk para kreator yang gemar membuat konten game, seperti melakukan siaran langsung saat bermain game.

Namun, umur aplikasi khusus game tersebut kini tinggal menghitung hari setelah induk YouTube, Google, memutuskan menutup YouTube Gaming pada 30 Mei 2019. Menurut laporan Ubergizmo pada Senin (27/5/2019), keputusan Google ini dipilih karena perusahaan ingin memperluas pasar game, bukan hanya umtuk kalangan gamers saja.

YouTube juga mengklaim bahwa setiap harinya ada 200 juta pengguna yang menonton konten game. Dalam waktu 12 bulan, mereka bisa menghabiskan waktu hingga 50 miliar jam untuk menonton konten gaming. Namun, mereka tidak menggunakan layanan khusus YouTube Gaming untuk melihat konten itu, melainkan streaming YouTube biasa.

Sebelumnya, informasi penutupan YouTube Gaming ini sudah tercium sejak tahun 2018 lalu dan berencana ‘menyuntik mati’ layanan ini pada Maret 2019. “Itulah mengapa, pada Maret 2019, kami sudah berencana menutup aplikasi YouTube Gaming dan memfokuskan semua konten gaming di YouTube di mana semua orang bisa menemukan komunitas gaming kami,” ujar Juru Bicara Google.

Meski begitu, YouTube masih akan mewadahi pecinta game dengan mengintegrasikan konten gaming di menu utama YouTube.

Sumber: Suara.com

Makin Mudah, Cek Infeksi Telinga Kini Bisa dilakukan Lewat Smartphone

Abdi Prasetya

Cashpop.net – Senin, 27 Mei 2019

innfeksi-telinga

Berkembangnya teknologi dalam smartphone tak melulu hanya soal kecanggihan kamera, layar, dan juga jaringan selulernya. Tapi kini, evolusi teknologi pada smartphone telah membuat perangkat ini bisa di gunakan sebagai alternatif untuk alat bantu mengecek kondisi kesehatan.

Melansir dari laman Ubergizmo, kini smartphone juga bisa digunakan untuk melakukan pengecekan terhadap kondisi telinga seseorang terutama anak-anak, apakah terdapat infeksi atau tidak di dalam saluran pendengaran anak tersebut. Cara kerja aplikasi inipun cukup sederhana, dimana smartphone yang terpasang aplikasi kesehatan ini akan di lengkapi dengan kertas berbentuk cone yang dapat dimasukkan ke dalam telinga anak yang akan di lakukan pemeriksaan.

Dengan aplikasi ini, pembuat aplikasi mengklaim bisa membantu dan mempermudah para orangtua yang ingin mengecek kondisi telinga anaknya jika ada keluhan terkait pada pendengaran mereka tanpa harus ke dokter. Aplikasi ini masih dalam tahap uji coba dan masih dalam tahap pengembangan lebih lanjut. Namun, progress yang di tunjukan memperlihatkan jika aplikasi ini dapat bekerja secara akurat dengan hasil mendekati 85 persen ketika di lakukan uji coba pada sekitar 50 anak-anak.

Kendati demikian, pihak perusahaan pegembang aplikasi ini masih belum memberikan keterangan secara resmi, apakah aplikasi untuk diagnosis infeksi telinga ini akan jual bebas atau hanya khusus di gunakan secara terbatas di lingkup dunia kesehatan saja.

Sumber: recode.id

Huawei Gandeng Aptoide Buat Gantikan Play Store?

Abdi Prasetya

Cashpop.net – Jum’at, 24 Mei 2019

huawei

Google baru saja memutuskan untuk membatasi akses Huawei terhadap sistem operasi Android. Salah satu dampaknya Huawei akan kehilangan akses terhadap aplikasi buatan Google termasuk Play Store. Perusahaan asal China ini sebelumnya diberitakan telah mengembangkan layanan alternatif dari Play Store yang disebut App Gallery. Aplikasi ini telah hadir di beberapa smartphone Huawei dan Honor, tapi sepertinya Huawei masih membutuhkan bantuan pihak ketiga untuk mendongkrak katalog aplikasinya.

Dilansir dari Phone Arena, Jumat (24/5/2019) Huawei dikabarkan sedang berdiskusi dengan app store pihak ketiga Aptoide. Aptoide memiliki markas di Portugal sehingga Huawei tetap bisa berbisnis dengan mereka. Executive Director Aptoide Paulo Trezentos mengatakan bahwa sebelumnya ia dan timnya pernah beberapa kali berdiskusi dengan Huawei. Setelah berita tentang kebijakan baru Google tersebut, Aptoide pun langsung menghubungi Huawei kembali untuk membicarakan potensi kemitraan.

Saat ini Aptoide telah memiliki lebih dari 900.000 aplikasi di app store mereka dengan jumlah pengguna mencapai 200 juta. Jumlah aplikasi ini tentu bisa mendongkrak katalog App Gallery yang terbilang relatif kecil. Jika kedua perusahaan mencapai kesepakatan, tidak diketahui bentuk kemitraan seperti apa yang akan diterapkan. Trezentos mengatakan salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah dengan pre-install aplikasi Aptoide di semua smartphone Huawei yang akan rilis.

Sumber: detikinet

Virtual Private Network (VPN) Beserta Kelebihan dan Kekurangannya

Abdi Prasetya

Cashpop.net – Kamis, 23 Mei 2019

vpn

Pemerintah telah menetapkan bahwa penggunaan sosial media seperti Instagram, WhatssApp, dll akan dibatas dimulai pada hari rabu (22 mei) sampai dengan 3 hari kedepan. Penggunaan VPN tengah marak dilakukan pengguna internet di Indonesia untuk mengakali aturan pembatasan akses media sosial oleh pemerintah.
Apa itu VPN? Pengertian VPN adalah suatu koneksi antara satu jaringan dengan jaringan lainnya secara pribadi (private) melalui jaringan publik (internet). Namun perlu diketahui bahwa ada layanan VPN Gratis dan Berbayar.

VPN Berbayar:
  1. VPN berbayar umumnya akan memberikan jaminan perlindungan penuh. 
  2. Bagi perusahaan yang membutuhkan jaringan khusus yang aman, maka VPN adalah solusi dengan biaya yang lebih murah.
  3. Dengan adanya VPN maka mobilitas perusahaan akan lebih baik dimana para pekerja dapat terhubung dengan jaringan kantor melalui perangkat pribadi di rumah.
  4. Fitur kemanan VPN dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
VPN Gratis:
  1. Ketika menyediakan akses ke karyawan secara global, maka faktor kemanan menjadi resiko tersendiri karena informasi sensitif perusahaan dapat diakses.
  2. Diperlukan perhatian ekstra dalam penetapan sistem keamanan VPN.

Berikut tiga bahaya yang mengintai pengguna jika menggunakan VPN Gratis untuk memudahkan akses layanan media sosial seperti WhatsApp, Instagram, Facebook, dan Twitter.

1. Pencurian data.
2. Disusupi malware.
3. Membuat profil pengguna.

Jadi setelah anda mengetahui VPN Gratis dan Berbayar, apakah anda masih ingin menggunakan VPN Gratis dengan konsekuensi yang telah di tuliskan diatas?

Sumber: cnnindonesia.com

5 OS Alternatif Untuk Android

Abdi Prasetya

Cashpop.net – Senin, 20 Mei 2019

Virtulisation

Sistem Operasi (OS) Seluler, beberapa dari kita tentunya dapat mengingat beberapa nama dan dapat dihitung dengan jari seperti Android, iOS, Windows, Symbian, Blackberry dan Bada. Beberapa Sistem Operasi Seluler adalah open source, artinya tidak ada batasan pada kustomisasi, sedangkan yang tidak open-source terbatas pada jenis perangkat lunak yang diijinkan untuk dijalankan pada perangkat seluler.

Android adalah nama populer dalam daftar, tidak hanya menjadi sumber terbuka tetapi seluruh daftar Sistem Operasi Seluler. Android saat ini menguasai pasar karena popularitasnya yang tinggi dengan pertumbuhan jumlah penggunanya yang luar biasa. Toko aplikasi Android menampung jutaan aplikasi seluler, yang benar-benar gratis untuk digunakan.

Ada beberapa yang tidak diketahui banyak orang tetapi tidak kalah efisien sebagai alternatif open source yang menarik, unik dan luar biasa untuk Android dan di bawah ini ada lima.

1. Plasma Mobile

Plasma Mobile adalah Sistem Operasi Seluler yang diumumkan pada tahun 2018 bulan Januari oleh KDE. Versi mobile/seluler Plasma Mobile, dari desktop Plasma berbasis Kubuntu adalah antarmuka pengguna yang bermaksud menghadirkan pertemuan kepada pengguna KDE. Saat ini versi Plasma mobile, Plasma Mobile sedang dalam tahap percobaan dan tersedia untuk pengujian pada perangkat LG Nexus 5. Melihat bagaimana hal itu membuat kesepakatan perangkat keras di masa depan akan menarik.

2. Tizen

Tizen adalah Sistem Operasi Seluler berbasis Linux, proyek Tizen yang didukung Linux Foundation dan juga banyak raksasa teknologi lainnya seperti Samsung dan Intel mendukung Tizen.

3. Librem

Librem di sini bukan Sistem Operasi (OS) tetapi ponsel open source. Distribusi Linux PureOS berfokus pada privasi dan keamanan dan dimaksudkan untuk meluncurkan Librem, sebuah smartphone yang terenkripsi dan aman. Librem akan beroperasi sebagai versi PureOS, Ubuntu, Debian, Ubuntu, SUSE, Fedora dan Arch Linux yang dioptimalkan untuk sentuhan.

4. pmOS

pmOS atau postmarketOS adalah Alpine Linux pra-konfigurasi dan dioptimalkan dengan sentuhan yang dapat diinstal pada smartphone dan dilengkapi dengan paket tersendiri. postmarketOS bermaksud untuk memberikan hal yang sama pada sistem operasi seluler dengan menciptakan kembali Linux ke dalam platform yang dioptimalkan untuk sentuhan.

5. LineageOS

LineageOS atau yang juga disebut Kustom ROM adalah distribusi Android. Dirancang setelah keberhasilan distribusi Android dan CyanogenMod dihentikan. OS seluler open source ini adalah cabang dari CyanogenMod. Awalnya diluncurkan pada Desember 2016, sekarang didukung oleh lebih dari 178 model ponsel cerdas dan dikatakan telah memasang sekitar 1,7 juta pemasangan.

OS Android tidak diragukan lagi dalam mendominasi pasar ponsel. Beberapa tahun terakhir, pengguna di Android telah meningkat pesat. Android disukai oleh para penggunanya karena fitur-fitur luar biasa, fleksibilitas, dan kustomisasi yang dimilikinya tetapi ada alternatif lain untuk Android. Mungkin atau tidak mungkin se-efisien dan se-populer Android, tetapi mereka juga menawarkan beberapa fitur menarik. Tulisan di atas mencakup beberapa sistem operasi seluler open source yang paling menakjubkan.

Sumber: opensourceforu.com
%d bloggers like this: