Wakapolda Sebut Sudah Ada 5 Ribu Pemudik Berhasil Masuk Jateng: Harus Lapor, kumparan – #kumparanAdalahJawaban

0
10

Wakapolda Jateng Brigjen Pol Abioso Seno Aji saat meninjau dapur lapangan di kawasan Kota Lama Semarang. Foto: Afiati Tsalitsati/kumparan

Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol Abioso Seno Aji meminta para pemudik yang berhasil memasuki wilayah Jateng untuk melaporkan diri ke posko PPKM daerah setempat.

Sebab, berdasarkan data yang diperolehnya sudah ada 5.000 pemudik yang berhasil memasuki wilayah Jawa Tengah.

“Bahwa perlu kita ingat bersama bahwa posko PPKM belum dicabut. Ada 8.452 posko PPKM yang telah terbentuk maka kepada masyarakat yang sudah telanjur memasuki mudik di Jateng. Saya minta untuk melaporkan diri ke posko PPKM setempat,” ujar Abi usai memimpin gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Candi 2021 di Polda Jateng, Rabu (5/5).

Nantinya, para pemudik yang sudah telanjur datang itu akan dicek kesehatannya oleh petugas, termasuk melakukan rapid tes antigen.

Suasana arus lalu lintas di Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, Selasa (4/5). Foto: Dok. Istimewa

“Manakala dinyatakan positif maka akan diisolasi sehingga harapanya tidak menyebarkan COVID-19 pada masyarakat lainnya,” jelas Abi.

Ia pun kembali meminta agar masyarakat dapat menahan diri untuk tidak mudik. Sebab, selain akan melewati pos-pos penyekatan untuk diputar balik, pemudik yang ternyata positif COVID-19 juga akan langsung dikarantina.

“Memang tidak bisa dipungkiri kalau mudik itu sesuatu yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat kita. Tapi COVID-19 itu tidak memandang bulu, kapan datangnya. Entah itu hari Sabtu, Minggu atau lebaran. Pengalaman di India sudah ada. Kalau punya pikiran yang sehat yang waras kita pasti tidak menginginkan hal itu,” tegas dia.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, mengatakan pihaknya juga menyiagakan petugas hingga ke titik paling kecil yakni tingkat RT-RW. Diharapkan tentu saja, mereka ikut bekerja sama mencatat siapa yang keluar masuk daerahnya.

Ganjar mengaku tidak mempermasalahkan para pemudik yang mencuri start itu, selama mereka yang masuk ini mengikuti dan memenuhi syarat dengan baik.

“Yang repot adalah yang mereka nekat terobos. Jangan sampai kejadian di Pati terulang, dan kemudian menularkan kepada yang lain,” kata Ganjar.

, kumparan – #kumparanAdalahJawaban