Toyota Raize, Calon Mobil Sejuta Umat Setelah Avanza?, kumparan – #kumparanAdalahJawaban

0
11

Tampilan depan Toyota Raize. Foto: dok. TAM

Toyota Raize yang baru saja meluncur diharapkan bisa mendongkrak penjualan, sebagaimana terjadi di Jepang, demikian diungkapkan Direktur Pemasaran PT Toyota-Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy.

Mengacu data internal Toyota, beberapa bulan usai dirilis, Raize berulang kali menjadi model dengan penjualan tertinggi. Bahkan pemesanannya melonjak tajam dari target awal yang direncanakan.

Pada akhir 2019, Toyota Raize di Jepang terjual 16 ribuan unit. Berikutnya setahun kemudian atau sepanjang 2020 meningkat tajam menjadi 126 ribuan unit. Sementara pada periode kuartal 1 2021, sudah terjual 27 ribuan unit.

“Raize di Jepang sangat diterima dengan baik, sepanjang 2020 Raize adalah second best seller mobil di Jepang dan beberapa bulan menjadi penjualan nomor satu di Jepang,” jelas Anton belum lama ini.

Atas dasar hal itu Anton juga yakin Raize juga bisa diterima baik di Indonesia. Apalagi SUV tersebut merupakan barang panas yang dinantikan publik tanah air, sehingga digadang-gadang jadi mobil sejuta umat selanjutnya.

BACA JUGA

Mau ke Bali Saat Larangan Mudik, Wajib Bawa Ini

Jurus Ampuh Anti Mundur Belajar Mobil Manual di Tanjakan

Ada Fitur Power Mode di Toyota Raize dan Daihatsu Rocky, Apa Fungsinya?

Untuk tahap awal, target penjualan Toyota Raize dipatok 2 ribu unit per bulannya. Angkanya masih kecil, karena harus menyesuaikan kapasitas produksi pabrik Astra Daihatsu Motor (ADM) yang juga membuat Rocky.

“Target 2 ribu unit bergantung banyak hal, seperti market atau kondisi pasar. Mudah-mudahan kami bisa capai target,” katanya.

Mobil sejuta umat setelah Toyota Avanza?

Saat disinggung mengenai mobil laris selanjutnya setelah Avanza, Anton belum berkomentar banyak. Namun optimistis Raize bakal memenuhi ekspektasi konsumen di Indonesia sehingga dapat menjadi pilihan utama.

Tampilan depan Toyota Raize. Foto: dok. TAM

“Di Indonesia mobil Rp 200 sampai 300 jutaan banyak pilihannya, saya rasa Raize dengan volume 2 ribu unit jadi salah satu best seller lah di Indonesia,” imbuh Anton.

Andalkan model 1.000 cc turbo

Pun sebagai permulaan, Toyota merilis Raize bermesin 1.000 cc turbo dulu. Menyusul versi 1.200 cc diluncurkan pada semester kedua tahun ini. Anton hanya merinci, itu dilakukan sebagai strategi pemasaran pabrikan.

Tampilan depan Toyota Raize. Foto: dok. TAM

Ada 4 varian Raize yang ditawarkan. Berikut ini harganya yang sudah dibebaskan dari PPnBM (Pajak Penjualan Barang Mewah):

Toyota Raize G M/T Rp 219,9 juta

Toyota Raize G CVT Rp 233,1 juta

Toyota Raize GR Sport CVT Rp 244,7 juta

Toyota Raize GR Sport TSS Rp 263,7 juta

Tipe Raize GR Sport CVT diproyeksikan menjadi volume maker alias model dengan varian terlaris. Secara tampilan punya tampang yang lebih sporty berkat penyematan add on Gazoo Racing atau GR. Ya boleh dibilang Raize GR Sport versi terjangkau minus Toyota Safety Sense.

Jadi serupa Toyota Rush TRD Sportivo, yang penjualannya paling banyak ketimbang Rush tipe G. Dengan Raize, kini pilihan SUV Toyota makin lengkap, mulai SUV kompak mungil 5 penumpang, Low SUV 7 seater, hingga SUV kompak, ladder frame, dan premium lewat Land Cruiser.

, kumparan – #kumparanAdalahJawaban