Stasiun Rangkasbitung-Cikoya Tak Beroperasi Saat Larangan Mudik, kumparan – #kumparanAdalahJawaban

0
7

Ilustrasi KRL. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

KAI Commuter menghentikan KA Lokal Merak relasi Rangkasbitung-Merak (pulang pergi) saat larangan mudik pada 6-17 Mei 2021. Hal itu disampaikan oleh VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba melalui rilisnya, Rabu (5/5).

“KA Lokal Merak sementara berhenti beroperasi karena tidak termasuk dalam transportasi wilayah aglomerasi yang diizinkan pemerintah untuk tetap beroperasi,” tulis Anne, Rabu (5/5).

Lalu khsusu Stasiun Cikoya, Maja, Citeras, dan Rangkasbitung, juga tidak melayangi naik-turun penggunan selama masa larangan mudik.

“Rangkasbitung/ Parungpanjang/ Serpong – Tanah Abang PP 193 perjalanan, pukul 04:00 –20:00 WIB. Sesuai surat dari Bupati Lebak tanggal 29 April 2021 nomor 443/1684-GT/2021maka pada masa larangan mudik lebaran ini Stasiun Cikoya, Maja, Citeras, dan Rangkasbitung tidak melayani naik-turun pengguna,” jelas dia.

Ia menambahkan, hal ini berbeda dengan KRL di wilayah aglomerasi Jabodetabek dan KRL Yogyakarta-Solo K Prambanan Ekspress masuk dalam wilayah aglomerasi Solo – Yogyakarta – Kutoarjo.

Anne menegaskan, bagi pemegang tiket untuk perjalanan di larangan mudik, calon penumpang bisa membatalkan melalui aplikasi KAI Acess. Pihak KAI Commuter akan mengembalikan biaya 100 persen ke calon penumpang.

“Pembatalan tiket dapat diurus melalui loket seluruh stasiun wilayah operasi KA Lokal Merak dengan pengembalian biaya 100% ke calon pengguna,” pungkasnya.

Selama ini, KAI Commuter mengoperasikan 14 perjalanan KA Lokal Merak setiap harinya.

, kumparan – #kumparanAdalahJawaban