Profil Bjorn Kuipers: Wasit yang Dituding Omong Kotor ke Pemain PSG, kumparan – #kumparanAdalahJawaban

0
5

Bjorn Kuipers, wasit pada pertandingan Manchester City melawan Paris St Germain. Foto: REUTERS/Phil Noble

Wasit Bjorn Kuipers menjadi musuh para pemain Paris Saint-Germain (PSG) saat melakoni laga kontra Man City di leg kedua semifinal Liga Champions 2020/21, Rabu (5/5) dini hari WIB. Ia dituding melakukan kekerasan verbal ke penggawa Les Parisiens.

“Wasit malam ini berkata ‘f**k off’ kepada Leandro Paredes. Jika kami mengatakan hal semacam itu kami mendapat larangan bertanding 3 atau 4 pertandingan,” tutur Ander Herrera kepada RMC, dikutip dari GFFN.

“Wasit mengatakan kepada saya ‘f**k you’. Jika kami mengatakan itu, kami akan dilarang selama 10 pertandingan,” sambung Marco Verratti.

Kebenaran tudingan dari Herrera dan Verratti tersebut tentunya masih perlu pembuktian lebih lanjut. Pada stori ini, kumparan menyajikan profil sang wasit. Silakan disimak.

Pertandingan Liga Champions Semi Final Leg Kedua antara Manchester City melawan Paris St Germain di Etihad Stadium, Manchester, Inggris (4/5). Foto: Phil Noble/Reuters

Profil Bjorn Kuipers, wasit sepak bola yang juga pemilik supermarket

Bjorn Kuipers lahir di Oldenzaal, Belanda, pada 28 Maret 1973. Sebagai wasit, kariernya sudah senior, telah terdaftar FIFA sejak 2006 dan menjadi wasit grup UEFA Elite sejak 2009.

Sebelumnya, Kuipers memulai kariernya sebagai wasit di pertandingan domestik profesional Belanda. Debutnya adalah memimpin pertandingan lapis kedua SC Telstar vs MVV di Rabobank IJmond Stadion pada 20 September 2002.

Setelahnya, prestasinya terus menanjak. Ia menjadi wasit kelas A federasi sepak bola Belanda (KNVB) dan telah menjadi wasit di setiap musim liga papan atas Belanda (Eredivisie) sejak tahun 2005.

Sebenarnya, karier Kuipers tak banyak diselimuti kontroversi. Ia justru dipercaya memimpin banyak laga penting di Eropa dan internasional: Piala Super UEFA 2011, Final Liga Europa 2013, Final Piala Konfederasi FIFA 2013, Final Liga Champions 2014, Final Piala Dunia U-20 2017, dan Final Liga Europa 2018.

Final Liga Europa 2018 yang dipimpin Bjorn Kuipers. Atletico Madrid menang 3-0 atas Marseille. Foto: REUTERS/Vincent Kessler

Menurut informasi yang tertera di Worldreferee.com, tertulis bahwa Bjorn Kuipers disebut wasit yang baik, tetapi sombong, dalam laporan rahasia komisi wasit Belanda. Menurut atasan wasitnya, ia terlalu memikirkan dirinya sendiri.

Fakta lainnya; kakek dari istrinya, Andries van Leeuwen, adalah seorang wasit internasional di era tahun 70-an. Legasi.

Selain itu, Kuipers disebut punya sumber penghasilan lain. Ia dan ayahnya memiliki supermarket bernama C1000 dan pernah memenangkan kontes shop-of-the-year di Oldenzaal. Sebenarnya, Kuipers dan keluarganya memiliki tiga supermarket dan sebuah jasa penata rambut.

***

, kumparan – #kumparanAdalahJawaban