Ngeri! Hilang di Bandara, Bocah Ini Ditemukan di Dalam Conveyor Belt Bagasi, kumparan – #kumparanAdalahJawaban

0
7

Ilustrasi koper tertinggal di konveyor barang Foto: Shutter Stock

Seorang anak laki-laki di Amerika Serikat (AS) belum lama ini bikin geger lantaran masuk ke dalam sistem penanganan bagasi atau conveyer belt bagasi di Bandara Internasional Minneapolis-Saint Paul, AS. Beruntung, bocah berusia 9 tahun itu selamat dalam conveyor belt tersebut.

Dilansir Simple Flying, seorang juru bicara bandara mengatakan insiden tersebut terjadi pada Sabtu (1/5), sore ketika sekelompok pelancong sedang memeriksa tas untuk perjalanan mereka.

“Di antara mereka adalah seorang anak berusia 9 tahun yang terjun ke koper saat meninggalkan tempat check-in tiket, untuk turun ke tempat semua conveyor memisahkan tas sesuai tujuan pesawat masing-masing,” ujar Pat Hogan, juru bicara Bandara Minneapolis-St Paul.

Seperti dalam adegan film Home Alone, hilangnya bocah tersebut tidak diketahui oleh siapa pun. Hogan menjelaskan bahwa bocah tersebut hilang di tengah hingar-bingar check-in bagasi.

“Ada banyak kebingungan karena ada begitu banyak orang dalam kelompok itu,” kata Hogan.

Karena semua rombongan sibuk memeriksa tas mereka sendiri dan memasukkannya ke sistem keamanan, butuh beberapa waktu sebelum ada yang menyadari bahwa anak itu hilang.

Meskipun masuk ke sistem bagasi bandara yang rumit, bocah itu ditemukan oleh polisi dalam waktu kurang dari lima menit. Untuk mencegah hal ini terjadi lagi, sistem perlindungan keamanan bagasi bandara kemungkinan akan ditinjau ulang.

Kompleksitas Sistem Penanganan Bagasi

Ilustrasi penumpang pesawat memasukkan tas ke dalam conveyor screening Foto: Shutter Stock

Sebagian besar bandara memiliki beberapa bentuk sistem penanganan bagasi otomatis. Nantinya, sistem tersebut yang membawa tas dari konter check-in atau area penyerahan bagasi ke area penyimpanan atau pemuatan.

Meskipun begitu, beberapa bandara kecil masih melakukannya secara manual. Dengan sistem canggih ini, tas diberi tag (biasanya dengan barcode), dipindai, dan kemudian ditransfer oleh sistem conveyor ke lokasi yang sesuai.

Bergantung dengan durasi penerbangan penumpang. Jika jadwal mengudara segera tiba, bagasi dapat langsung menuju ke area pemuatan untuk penerbangan atau area penyimpanan yang ditentukan.

Meskipun sistemnya terlihat seperti wahana roller-coaster yang menyenangkan untuk bagasi, sistem ini jelas menghadirkan situasi berbahaya bagi manusia yang mungkin cukup penasaran untuk naik.

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona).

, kumparan – #kumparanAdalahJawaban