Jurus Ampuh Anti Mundur Belajar Mobil Manual di Tanjakan, kumparan – #kumparanAdalahJawaban

0
13

Ilustrasi Mobil Manual. Foto: Shutter Stock

Mengemudikan mobil manual memang susah-susah gampang. Bagi yang sudah menguasai, menyetir mobil di berbagai medan jalan seperti jalan menanjak mungkin terasa mudah.

Namun bagi mereka yang masih belajar, tentu situasi di jalan menanjak bisa menjadi momok menakutkan. Sebab bila salah langkah, potensi mati mesin hingga mobil mundur bisa saja terjadi.

Karena itu, diperlukan pemahaman yang tepat serta latihan yang rutin supaya pengemudi pemula tidak sampai salah langkah ketika mengemudi mobil manual di jalan menanjak.

Nah, bagi Anda yang saat ini masih dalam tahap belajar mobil manual, Praktisi Defensive Driving, Andry Berlianto, pun memberikan beberapa tips supaya Anda tidak lagi salah langkah ketika mengemudi mobil manual.

Langkah pertama yang perlu dilakukan ketika mobil sedang berhenti atau dalam posisi stop and go, gunakanlah rem parkir. Ini penting, guna mencegah terjadinya mobil mundur akibat pengemudi tidak sengaja mengangkat kaki dari pedal rem.

BACA JUGA

Mercedes-Benz S-Class Terbaru Meluncur, Harganya Tembus Rp 3 Miliar

Umumkan Harga baru, Wuling Almaz RS Dijual mulai Rp 360 Jutaan

Meluncur di GIIAS 2021, Mobil Konsep Honda N7X Akan Punya Varian Hybrid?

“Mempertimbangkan safety bisa dengan mengandalkan rem tangan dulu buat jaga-jaga sambil melancarkan perpindahan kaki (gas dan kopling),” ucap Andry kepada kumparan.

Setelah itu, lanjut Andry, pengemudi dapat menginjak pedal kopling hingga mentok dengan kaki kiri, dilanjutkan dengan memasukkan tuas transmisi ke posisi gigi 1.

Ilustrasi oper gigi mobil manual. Foto: Muhammad Ikbal/kumparan

Bila sudah, Andry pun menyarankan agar kaki kiri tetap menginjak pedal kopling secara penuh, sambil perlahan pindahkan kaki kanan dari pedal rem ke pedal gas. Injak pedal gas di antara putaran mesin 2.000 rpm hingga 2.500 rpm.

Apabila putaran mesin dirasa sudah stabil berada di angka 2.000 hingga 2.500 rpm, lanjutkan dengan mengangkat kaki kiri dari pedal kopling secara perlahan.

Dalam mengangkat kaki kiri dari pedal kopling, Andry menyarankan agar dibarengi dengan menambah tekanan kaki kanan pada pedal gas dan merilis rem parkir secara perlahan.

“Jangan sampai terlalu cepat melepas koplingnya, malah mesin kemungkinan bisa mati,” beber Andry.

Ilustrasi kaki istirahat pada pedal kopling mobil manual. Foto: Muhammad Ikbal/kumparan

Biarkan mobil melaju dikit demi sedikit hingga dirasa sudah stabil, baru lepaskan kaki kiri dari pedal kopling.

“Jika terjadi stalled atau mesin mati, rem tangan masih bisa menyelamatkan mobil dari potensi mundur,” sambung Andry.

Selain memberikan tips untuk memulai akselerasi, Andry juga membagikan cara berhenti dengan mobil manual saat di situasi jalan yang menanjak.

Pada kondisi ini, pengemudi dapat memulainya dengan menginjak pedal rem secara perlahan, lalu posisikan tangan kiri pada rem parkir, dan apabila dirasa mobil sudah mulai melambat dan mendekati objek di depannya, maka bisa menarik rem tangan sambil kaki kanan menginjak pedal rem dan kaki kiri menginjak pedal kopling hingga penuh.

Ilustrasi menggunakan rem kaki pada mobil. Foto: dok Istimewa

Apabila dirasa mobil sudah berhenti, dan posisi rem parkir telah aktif sepenuhnya, maka pengemudi dapat langsung menetralkan tuas transmisi.

Terakhir Andry juga mengingatkan agar para pengemudi pemula tidak mudah gugup dan panik ketika mengemudi mobil manual di jalan yang menanjak. Sebab apabila pengemudi panik atau gugup, maka potensi melakukan kesalahan pun jadi lebih besar.

Selain wajib memahami tekniknya, Andry juga menyarankan agar para pengemudi mobil manual rutin melakukan latihan mengemudi di jalan yang menanjak. Carilah tempat yang aman dan tertutup dari situasi lalu lintas umum.

Dengan memahami teknik yang benar dan rutin berlatih, maka kekhawatiran yang dialami para pengemudi pemula ketika menyetir mobil manual di kondisi jalan menanjak pun bisa diminimalisir.

***

, kumparan – #kumparanAdalahJawaban