Jelang Larangan Mudik, Warga Jakarta Bisa Urus SIKM via Aplikasi dan Kelurahan, kumparan – #kumparanAdalahJawaban

0
9

Petugas memeriksa surat kelengkapan syarat masuk wilayah Jabodetabek di KM 47 Tol Cikampek-Jakarta, Jawa Barat, Rabu (27/5). Foto: ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

Satgas COVID-19 pusat mewajibkan surat izin keluar masuk (SIKM) kawasan Jabodetabek bagi warga yang harus bepergian saat larangan mudik. Skema pengajuan dan penerbitan SIKM untuk warga Jakarta dilakukan secara online.

Untuk para PNS dan pegawai swasta, SIKM dikeluarkan oleh instansi dan perusahaan masing-masing. Sementara bagi kelompok pekerja informal dan warga biasa yang dikecualikan bisa mengurus SIKM melalui kelurahan.

Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, untuk SIKM melalui kelurahan bisa diajukan secara online atau melalui aplikasi. Dinas Perhubungan menyebut aplikasi untuk pengajuan SIKM akan melalui JakEVO.

“Nanti SIKM akan segera disampaikan. Prinsipnya ada SIKM mulai tanggal 6-17 Mei, nanti diisi melalui aplikasi yang sudah disiapkan. Kalau dulu melalui provinsi, nanti melalui kelurahan,” ujar Riza, Rabu (5/5).

Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria menghadiri groundbreaking pembangunan Agro Edukasi dan Wisata (Eduwisata) Halim di Landasan Udara (Lanud) Halim Perdana Kusuma, pada Sabtu (27/2). Foto: Dok. Pemprov DKI

Dia menyebut proses pengajuan SIKM tahun ini lebih mudah dan cepat. Sebab melalui kelurahan dan aplikasi, bukan lagi diurus provinsi seperti pada 2020.

“Lebih mudah, lebih cepat, lebih dekat untuk dilakukan verifikasi. Sudah, ada aplikasinya. Jadi sangat mudah,” ujarnya.

Sejauh ini Riza tak menyebutkan aplikasi apa yang dipakai untuk warga Jakarta mengurus SIKM. Tapi, merujuk pada tahun lalu, warga bisa menggunakan aplikasi JakEVO untuk mengurus SIKM.

Mereka yang harus mengurus SIKM di kelurahan adalah pekerja informal yang harus melaksanakan tugas luar kota. Juga warga dengan kondisi tertentu, seperti persalinan, duka, atau kondisi kesehatan lain yang mengharuskan perjalanan keluar masuk Jakarta saat larangan mudik.

“Pekerja informal yang melakukan perjalanan keluar masuk yang dikecualikan untuk kepentingan dikecualikan bagi mengurus SIKM ke kelurahan. Kemudian masyarakat umum sama polanya melakukan perjalanan selama mudik itu wajib mendapatkan SIKM dari kelurahan setempat,” jelas Kadishub DKI Syafrin Liputo, Rabu (28/4).

Infografik Bahaya Mudik Lebaran 2021. Foto: kumparan, kumparan – #kumparanAdalahJawaban