Bersama Andi Rianto, Musikus Senior Tono Supartono Rilis Sang Bidadari, kumparan – #kumparanAdalahJawaban

0
6

Tono Supartono dan Andi Rianto. Foto: Istimewa

Nama musisi Tono Supartono cukup terkenal di era ’70-an sampai ’80-an. Ia adalah penulis lagu Keagungan Tuhan yang dinyanyikan oleh Eddy Silitonga dan sempat menjadi hits di Lomba Cipta Lagu Remaja Prambors pada 1978.

Tono juga menjadi otak dibalik berdirinya Magenta Orchestra pada tahun 2004, bersama Indra U Bakrie dan Andi Rianto. Setelah vakum dari musik karena kegiatan berbisnis, di tahun ini, Tono kembali merilis sebuah single yang bertajuk Sang Bidadari.

Dalam proses pengerjaan single tersebut, Tono Supartono dibantu oleh Andi Rianto. Ya, selama ini Andi memang juga dikenal sebagai salah satu komposer dan music director senior di Indonesia.

“Lagu Sang Bidadari sendiri pada awalnya merupakan sebuah ide spontan yang muncul di tengah kejenuhan akan vakumnya berbagai kegiatan di masa awal pandemi COVID-19,” ungkap Tono dalam siaran pers yang kumparan terima, Rabu (5/5).

Tono Supartono dan Andi Rianto. Foto: Istimewa

Tono Supartono menjelaskan, lagu Sang Bidadari tercipta hanya dalam hitungan jam. Kemudian, Tono pun berkomunikasi dengan Andi Rianto via telepon, untuk dibuatkan aransemen musik bernuansa orkestra.

“Kita memiliki Magenta Orchestra, tapi kita tidak bisa menggunakan Magenta Orchestra kita sendiri (karena pandemi). Akhirnya muncul ide Andi untuk coba menghubungi Budapest Scoring Orchestra dan disetujui oleh mereka. Andi meminta waktu selama tiga hari untuk menulis partitur Sang Bidadari,” kata Tono.

Kondisi pandemi membuat Tono Supartono dan Andi Rianto tidak dapat mengawasi proses rekaman secara langsung. Proses pengawasan rekaman tersebut harus dilakukan secara jarak jauh dengan mekanisme pengiriman data lewat email, di mana secara berkala Andi Rianto mengirimkan partitur secara digital ke Hungaria untuk dijadikan acuan dalam proses rekaman.

Hal ini lah yang menjadi salah satu tantangan di dalam proses pembuatan Sang Bidadari, namun segala proses yang rumit ini bagi Tono Supartono dan Andi Rianto sebanding dengan kepuasan akan hasil rekaman Sang Bidadari. Proses mixing lagu digarap oleh Tommy P. Utomo dan mastering dilakukan di Australia oleh Don Bartley.

Single Sang Bidadari rencananya akan dirilis pada 20 Mei mendatang, berbarengan dengan video klip yang disutradarai oleh Wahyu Taufani Prialangga. Ini pun akan menjadi single pembuka dari mini album Tono Supartono yang juga akan diberi tajuk Sang Bidadari.

Sekilas informasi tambahan mengenai Tono Supartono. Ia telah beberapa kali merilis album dan membuat proyek musik. Beberapa di antaranya adalah Tono & Trust Band, album Moving On (Magenta Singers), dan album Kumpulan Melodi Terbaik Tono Supartono.

Ia pun sudah berkolaborasi dengan banyak artis dari berbagai generasi, seperti Nania Yusuf, Sammy Simorangkir, Be 3, Wisha Sofia Dewi (Magenta Singer), dan almarhum Dendy Mikes.

, kumparan – #kumparanAdalahJawaban