Babak Baru Kasus Sate Sianida: Nani-Tomy Nikah Siri dan Keterlibatan R, kumparan – #kumparanAdalahJawaban

0
11

Polisi menunjukkan NA (25) warga Majalengka terduga pelaku pengiriman sate beracun yang menewaskan Naba Faiz Prasetya (10) saat rilis kasus di Polres Bantul, D.I Yogyakarta, Senin (3/5). Foto: Andreas Fitri Atmoko/ANTARA FOTO

Polisi telah menangkap pelaku utama kasus sate beracun yang menewaskan N (10) anak driver ojol di Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul. Dia adalah Nani Aprialliani Nurjaman (25) yang kini telah mendekam di balik jeruji Polres Bantul.

Meski begitu polisi belum berhenti menyelidiki kasus tersebut. Musababnya ada pelaku lain berinisial R yang diduga terlibat dalam pembunuhan berencana yang salah sasaran tersebut. Dia disebut sebagai pemberi ide untuk menaburkan racun sianida di makanan tersebut.

“R ini pelanggan (salon). Iya betul (lama berteman dengan Nani). Pengakuan seperti itu,” ucap Ngadi saat dikonfirmasi, Senin (3/5).

Ide dari R lantas dieksekusi oleh Nani dengan membeli 250 gram kalium sianida (KCN) di e-commerce dengan harga Rp 224 ribu. Belum diketahui detail di toko online mana dia membeli.

Tiga bulan setelah pembelian sianida itu, Nani menjalankan aksinya dengan menabur sesendok racun sianida di bumbu sate ayam yang dia kirim untuk Tomy.

Bandiman (47) ayah dari N (10), bocah yang tewas usai makan bumbu sate beracun. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Seperti diketahui target Nani sebenarnya adalah Tomy, pria yang memiliki hubungan cinta dengannya. Namun sate yang ia kirimkan melalui ojol rupanya ditolak oleh istri Tomy yang berada di rumah karena merasa tidak mengenal pengirimnya begitupun dengan Tomy.

Maklum saat itu Nani berkata ke driver ojol yang dia pesan secara offline kalau sate tersebut dari ‘Hamid dari Pakualaman’. Nani juga tidak meninggalkan kontak karena mengaku tidak punya HP.

Bungkusan makanan itu lalu dibawa pulang oleh oleh driver ojol bernama Bandiman itu. Di rumah anaknya berinisial N memakan bumbu sate dan mengakibatkan keracunan. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit namun tidak tertolong.

Hubungan Nani dan Tomy

Tomy diketahui merupakan anggota Polri yang berdinas di Satreskrim Polresta Yogyakarta. Tetangga rumah tempat Nani tinggal mengatakan kalau dia dan Nani sudah menikah siri.

Rumah tersangka Nani Aprialliani Nurjaman (25) aktor di balik kasus sate beracun di Cempokojajar, Piyungan, Kabupaten Bantul. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Hal itu diketahui saat keduanya melaporkan diri waktu baru pindah ke rumah yang dibeli seharga Rp 360 juta itu. Ketua RT 3 Cempokojajar Agus Riyanto mengatakan dari pertemuan itu diketahui kalau Nani sudah menikah dengan Tomy secara agama.

“Dulu itu waktu silaturahmi ke tempat saya, Pak Tomy sama Mbak Nani sini laporan. Terus Mbak Nani telepon orang tuanya. Terus orang tuanya telepon ke saya titip anak saya mau tinggal di situ. ‘Oh iya buk insyallah siap’. Ibunya bilang udah nikah secara agama,” ujar Agus.

Nani sendiri sudah membeli rumah terebut sekitar setahun. Namun ia baru menempatinya 7 bulan.

Eni Wulandari (50), tetangga samping rumah Nani mengatakan kalau sosok keduanya dinilai baik di mata tetangga. Bahkan, di awal sempat mengundang tetangga untuk syukuran rumah baru.

Setahu Eni, Nani bekerja di bidang kosmetik yang selalu berangkat pagi dan pulang malam. Dia juga pernah memberikan kue saat pulang dari kantornya.

“Saya dikasih bika ambon. Ndak usah repot-repot kata saya, katanya dari kantor,” ujarnya.

Polisi menunjukkan barang bukti dan NA (25) warga Majalengka terduga pelaku pengiriman sate beracun yang menewaskan Naba Faiz Prasetya (10) saat rilis kasus di Polres Bantul, D.I Yogyakarta, Senin (3/5). Foto: Andreas Fitri Atmoko/ANTARA FOTO

Sebagai tetangga, Eni tahu saat Nani ditangkap polisi, yaitu pada 30 April malam sekitar pukul 23.00 WIB. Awalnya dia pikir yang datang adalah debt collector tetapi ternyata polisi.

“Saya juga kaget. Malam Sabtu itu (Jumat malam) ada mobil. Suami saya bilang itu ada mobil. Kirain dia beli (mobil) punya rental terus ada DC (debt collector),” ujarnya.

Hari itu juga merupakan ulang tahun Nani. Menurut Eni wanita tersebut sempat memposting kue ulang tahun di status WhatsApp-nya. Namun tidak diketahui apakah kue itu dari Tomy atau bukan.

“Di story (WA) ada kue ditulis terima kasih. Sempat posting bahasa Inggris. Terima kasih thank you for me apa itu bahasa Inggris,” kata Eni.

Hubungan Nani dan Tomy juga menjadi bagian yang diselidiki polisi. Perlu dicari tahu kebenaran kabar pernikahan siri keduanya karena Tomy merupakan anggota Polri.

“Kami belum dapat informasi itu (soal nikah siri). Namun, nanti akan kita dalami benar apa tidaknya,” kata Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Ngadi dikonfirmasi wartawan, Selasa (4/5).

Sejak awal kepolisian hanya menyebut Nani dan Tomy menjalin hubungan dua tahun lalu. Namun Tomy memutuskan nikah dengan orang lain. Hal itu membuat Nani sakit hati dan berniat meracuni Tomy.

, kumparan – #kumparanAdalahJawaban