Aceh Laporkan 98 Kasus COVID-19 dalam 24 Jam, kumparan – #kumparanAdalahJawaban

0
5

Petugas kesehatan Puskesmas Kopelma Darussalam yang mengenakan alat pelindung diri (APD) guna mencegah penularan COVID-19 menaiki sepeda motor untuk mendatangi para balita yang akan diimunisasi di rumah mereka di Desa Rukoh, Banda Aceh, Aceh. Foto: Irwansyah Putra/ANTARA FOTO

Jumlah pasien positif COVID-19 di Aceh per Selasa (4/5) bertambah sebanyak 98 kasus. Sedangkan sembilan pasien dilaporkan sembuh, dan lima orang meninggal dunia.

Juru Bicara Satgas COVID-19 Aceh, Saifullah Abdulgani, mengatakan sejak tiga hari terakhir warga Kota Banda Aceh mendominasi kasus positif harian.

“Warga Banda Aceh seyogyanya meningkatkan kewaspadaan dan memperketat protokol kesehatan, karena kasus positif trennya meningkat dalam tiga hari terakhir,” kata Saifullah dalam keterangannya.

Saifullah mengatakan, pada 2 Mei lalu Banda Aceh mencatat 23 kasus, atau 34 persen dari 68 kasus konfirmasi positif di Aceh. Hari berikutnya kasus positif harian di Banda Aceh sebanyak 17 orang, atau 33,3 persen dari 56 kasus baru di Aceh.

Kemudian pada Selasa (4/5), dilaporkan Banda Aceh kembali menyumbang 30 kasus baru di Aceh atau sekitar 30 persen dari 98 kasus positif COVID-19.

Selain Kota Banda Aceh, kasus harian di Aceh Besar, Aceh Tengah, Pidie, dan Kota Lhokseumawe, juga menunjukkan peningkatan dan patut menjadi perhatian.

“Kasus-kasus harian tersebut merupakan indikasi bahwa penularan virus corona dalam masyarakat masih relatif tinggi,” tutur Saifullah.

Saifullah menuturkan, Banda Aceh perlu meningkatkan pengawasan dan monitoring penerapan protokol kesehatan di warung kopi, kafe, pasar, dan tempat-tempat umum lainnya yang acap terjadi kerumunan.

“Semua pihak harus proaktif dalam penerapan protokol kesehatan agar penyebaran virus corona dapat dikendalikan,” ungkapnya.

Petugas kesehatan dari Puskesmas Ulee Kareng (kiri) mensosialisasikan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah guna mencegah penyebaran dan penularan COVID-19 di sela pelaksanaan imunisasi balita di Desa Ilie, Banda Aceh, Aceh. Foto: Irwansyah Putra/ANTARA FOTO

Saifullah menambahkan, 98 kasus baru itu meliputi warga Banda Aceh 30 orang, Aceh Tamiang 24 orang, Aceh Besar 19 orang, dan warga Lhokseumawe sebanyak tiga orang. Kemudian warga Aceh Timur, Langsa, Pidie, Aceh Barat, dan warga Aceh Singkil, masing-masing dua orang.

Selanjutnya warga Aceh Utara, Bireuen, Aceh Jaya, dan warga Nagan Raya, sama-sama satu orang. Sedangkan delapan lainnya warga dari luar daerah. Sementara itu, sembilan pasien yang sudah sembuh meliputi warga Banda Aceh delapan orang, dan satu warga Aceh Besar.

“Lima orang yang dilaporkan meninggal dunia dalam waktu 24 jam terakhir, yakni warga Pidie dua orang, dan masing-masing satu orang warga Aceh Timur, Langsa, dan warga Lhokseumawe,”pungkasnya.

Secara akumulatif kasus COVID-19 di Aceh sudah mencapai 11.391orang. Para penyintas Covid-19 yang sudah sembuh 9.793 orang. Pasien masih dirawat 1.145 orang, dan penderita yang meninggal dunia mencapai 453 orang.

, kumparan – #kumparanAdalahJawaban