Tjahjo soal THR PNS: Harusnya Bersyukur, Anggaran Pemerintah Terbatas, kumparan – #kumparanAdalahJawaban

0
9

Sejumlah Asn saat mengikuti apel pagi pegawai di Kemendagri, Jakarta, Kamis (24/10/2019). Foto: Helmi Afandi Aabdullah/kumparan

THR untuk PNS tahun ini dibayarkan tanpa tunjangan kinerja dan insentif. Besaran dana yang akan diberikan H-10 Lebaran 2021 ini setara gaji pokok dan tunjangan melekat.

Keputusan tersebut direspons dengan petisi online berisi ungkapan kekecewaan serta penolakan dari PNS atas besaran THR, dalam momentum Lebaran 2021. Dalam petisi disebutkan, besaran THR yang diterima PNS bahkan lebih kecil dari UMR DKI Jakarta.

Menteri PANRB Tjahjo Kumolo menanggapi keluhan PNS dengan menyebut harusnya mereka bersyukur karena anggaran pemerintah di masa pandemi ini terbatas.

“Saya tidak merespons petisi tersebut. Harusnya ASN yang buat petisi tersebut bersyukur sudah mendapatkan THR. Anggaran pemerintah kan terbatas, konsentrasi untuk infrastruktur kesehatan dan sosial terkait pandemi COVID-19, bersyukur saja,” ucap Tjahjo kepada kumparan Selasa (4/5).

Tjahjo mengatakan, THR diberikan kepada aparatur negara meliputi ASN, TNI dan Polri. ASN termasuk di dalamnya CPNS, PNS dan PPPK.

“Pemberian untuk PPPK diatur sama dengan PNS, karena dalam PP Nomor 49/2018 tentang Manajemen PPPK dan Perpres 98/2020 tentang Gaji dan Tunjangan PPPK, ditetapkan bahwa gaji PPPK sama dengan PNS. Dalam aturannya tidak menyangkut tentang tenaga honorer.

“Bersyukur saja,” tegas Tjahjo.

Menteri PANRB, Tjahjo Kumolo. Foto: Kementerian PANRB

Petisi online tersebut dilayangkan di situs change.org pada Jumat (30/4), dengan judul ‘THR & Gaji-13 PNS 2021 Lebih Kecil dari UMR Jakarta: Kembalikan Full Seperti Tahun 2019’.

Pada November 2020, Gubernur Anies Baswedan menetapkan upah minimum di wilayahnya sebesar Rp 4.416.186,548. Jika mengacu pada data tersebut, PNS dengan golongan III A ke bawah, tercatat menerima gaji pokok lebih rendah dari angka tersebut.

, kumparan – #kumparanAdalahJawaban