THR PNS Mulai Dibayar, Berikut Daftar Penerima dan Besarannya, kumparan – #kumparanAdalahJawaban

0
8

Ilustrasi PNS. Foto: Dok. Istimewa

THR PNS dipastikan dibayarkan pada H-10 sebelum Idul Fitri. Artinya, jika Idul Fitri jatuh pada 13 Mei 2021, maka kemarin atau Senin (3/5) THR tersebut sudah cair.

Meski demikian, THR yang dibayarkan tahun ini hanya meliputi gaji pokok dan tunjangan melekat lainnya, tanpa tunjangan kinerja dan insentif.

Berikut ini selengkapnya penerima dan besaran THR 2021:

Penerima THR

Menteri Keuangan Sri Mulyani memastikan, yang mendapat THR pada Lebaran kali ini tidak cuma PNS serta anggota TNI/Polri, namun juga Presiden Jokowi hingga para anggota DPR.

Hal itu tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 42 Tahun 2021. Dalam beleid itu disebutkan bahwa penerima THR tersebut termasuk presiden dan wakil presiden, menteri, serta anggota DPR.

Sebelumnya di 2020, presiden dan wakil presiden, menteri, anggota DPR, serta pejabat di atas eselon I dan II dikecualikan sebagai penerima THR. Tahun lalu, THR hanya diberikan kepada PNS dengan jabatan eselon III ke bawah.

Sri Mulyani mengatakan, pembayaran THR telah memperhatikan kondisi ekonomi dan keuangan negara, dengan tetap berfokus pada penanganan COVID-19. Anggaran untuk mencairkan THR pada 2021 senilai Rp 30,8 triliun, juga lebih besar dari tahun lalu yang sebesar Rp 29,38 triliun.

Dia merinci, alokasi THR PNS pada kementerian/lembaga pusat, TNI, dan Polri mencapai Rp 7 triliun, sedangkan pada PNS daerah dianggarkan Rp 14,8 triliun. Sementara pada pensiunan, alokasi untuk pembayaran THR senilai Rp 9 triliun.

Adapun besaran THR PNS akan sama seperti tahun lalu, yakni hanya terdiri atas gaji pokok dan tunjangan melekat. Tunjangan lain seperti tunjangan kinerja, insentif kinerja, dan insentif kerja, tidak termasuk dalam komponen THR.

Besaran THR

Untuk lebih lengkapnya, berikut daftar gaji pokok dan tunjangan melekat menurut Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019 tentang Peraturan Gaji PNS, yang jadi acuan pembayaran THR PNS:

Menteri Keuangan RI Sri Mulyani. Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan

Gaji Pokok

Golongan I

Golongan Ia: Rp 1.560.800 – Rp 2.335.800
Golongan Ib: Rp 1.704.500 – Rp 2.472.900
Golongan Ic: Rp 1.776.600 – Rp 2.577.500
Golongan Id: Rp 1.851.800 – Rp 2.686.500

Golongan II

Golongan IIa: Rp 2.022.200 – Rp 3.373.600
Golongan IIb: Rp 2.208.400 – Rp 3.516.300
Golongan IIc: Rp 2.301.800 – Rp 3.665.000
Golongan IId: Rp 2.399.200 – Rp 3.820.000

Golongan III

Golongan IIIa: Rp 2.579.400 – Rp 4.236.400
Golongan IIIb: Rp 2.688.500 – Rp 4.415.600
Golongan IIIc: Rp 2.802.300 – Rp 4.602.400
Golongan IIId: Rp 2.920.800 – Rp 4.797.000

Golongan IV

Golongan IVa: Rp 3.044.300 – Rp 5.000.000
Golongan IVb: Rp 3.173.100 – Rp 5.211.500
Golongan IVc: Rp 3.307.300 – Rp 5.431.900
Golongan IVd: Rp 3.447.200 – Rp 5.661.700
Golongan IVe: Rp 3.593.100 – Rp 5.901.200

Tunjangan Istri/Suami

Selain gaji pokok, THR PNS juga termasuk tunjangan yang melekat. Tunjangan tersebut yaitu salah satunya berupa tunjangan istri/suami. Besarannya adalah 5 persen dari gaji pokok.

Jika keduanya merupakan PNS, maka yang dihitung persentasenya adalah yang memiliki nilai tertinggi.

Tunjangan Anak

THR PNS juga akan ditambah dengan tunjangan anak. Besarannya yakni 2 persen per anak dari gaji pokok. Maksimal tiga anak.

Tunjangan Makan

PNS juga berhak mendapat tunjangan makan. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 32 Tahun 2018, besaran tunjangan makan itu tergantung dari golongan.

Untuk PNS golongan I dan II mendapat tunjangan makan sebesar Rp 35.000 dan golongan III sebesar Rp 37.000. Sementara tunjangan makan golongan IV sebesar Rp 41.000.

, kumparan – #kumparanAdalahJawaban