Semarang Hattrick Pertahankan Predikat Kota Pembangunan Terbaik di Indonesia, kumparan – #kumparanAdalahJawaban

0
10

Ilustrasi kota lama Semarang Foto: Shutter Stock

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi membawa Semarang mencetak hattrick sebagai kota terbaik di Indonesia dalam hal perencanaan dan pencapaian Kota.

Hal itu dikukuhkan pada ajang Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2021, dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional 2021.

Prestasi yang sama sebelumnya diukir Kota Semarang pada 2019 dan 2020. Predikat tersebut diberikan atas dasar hasil penilaian yang telah dilakukan Tim Penilai Independen dan Tim Penilai Utama yang ditunjuk Bappenas.

Tugu Muda Semarang yang terletak di segitiga emas kota Semarang. Foto: Eka Situmorang

Dari hasil penilaian, Kota Semarang mampu menjaga capaian indikator makro yang meliputi pertumbuhan ekonomi, angka kemiskinan dan IPM.

Kemudian, dari sisi penyusunan perencanaan yang dilakukan secara inklusif dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari dewan pertimbangan pembangunan Kota, LPMK, Komisi Lanjut Usia, Kelompok Kreatif dan Apindo.

Usai menyaksikan penyerahan penghargaan tersebut, Hendrar Prihadi atau yang akrab disapa Hendi mengucap syukur dan berterima kasih kepada seluruh elemen masyarakat.

“Penghargaan ini menjadi berkah Ramadhan bagi seluruh warga Kota Semarang,” syukur Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu.

“Capaian positif dalam pembangunan adalah merupakan buah kerja positif dan sinergi yang luar biasa dari seluruh elemen masyarakat. Maka, saat ini PR-nya adalah mensupervisi OPD untuk segera merealisasikan pekerjaan yang telah direncanakan. Utamanya dalam upaya kita melawan COVID-19 ini, target utama kami adalah mengungkit daya bangkit ekonomi,” tekannya.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat menerima Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2021. Foto: Pemkot Semarang

Ia pun berharap prestasi ini bisa menjadi motivasi dan penyemangat jajarannya dan seluruh warga untuk terus bergerak bersama menjadikan Semarang semakin hebat.

“Saya rasa prestasi ini harus menjadi penyemangat seluruh warga Kota Semarang untuk terus membangun kota ini meski di tengah pandemi agar semakin lebih baik,” pungkas Hendi.

Terdapat tiga kriteria dalam penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD), antara lain aspek pencapaian pembangunan meliputi pertumbuhan ekonomi, tingkat pengangguran terbuka, kemiskinan, IPM, ketimpangan, kualitas pelayanan publik, keamanan dan ketertiban, pengelolaan keuangan.

Kemudian, transparansi dan akuntabilitas, serta capaian pembangunan spesifik daerah, aspek-aspek Kualitas Dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), meliputi proses penyusunan RKPD dan keterlibatan stakeholders serta aspek Inovasi daerah.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat membuka kegiatan Forum Komunikasi Publik Penyusunan Rencana Strategis 2022-2026 dan Rencana Kerja 2022 yang digelar Dinas Arsip dan Perpustakaan, Rabu (10/3). Foto: Pemkot Semarang

Pada 2021 ini yang juga menjadi indikator penilaian kebijakan yang diambil untuk penanganan COVID-19. Oleh karena itu, program Kampung Tematik yang bersinergi dengan Kampung Siaga Candi Hebat dijadikan inovasi unggulan Pemkot Semarang dalam penilaian PPD kali ini.

Program tersebut dinilai dapat memulihkan dan meningkatkan perekonomian masyarakat di masa pandemi, dengan memanfaatkan potensi lokal yang ada, dengan tetap menjaga aspek kesehatan, ketahanan pangan dan keamanan.

Pencapaian ini diraih Kota Semarang beserta Kota Padang dan Bandung untuk kategori kota, Kabupaten Bangka, Banggai, dan Hulu Sungai Selatan untuk kategori kabupaten, dan Provinsi Sumatera Barat, Jawa Barat, Bengkulu untuk kategori provinsi.

, kumparan – #kumparanAdalahJawaban