Populer: Direksi Baru Pertamina, Klub Malam Wulan Guritno Mau Jual Saham, kumparan – #kumparanAdalahJawaban

0
9

Pertamina perkuat Manajemen Subholding & Anak Perusahaan. Foto: Dok. Pertamina

Keputusan Menteri BUMN Erick Thohir merombak jajaran Direksi PT Pertamina (Persero) pada Senin (3/5) dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), menjadi salah satu berita terpopuler kumparanBisnis.

Dalam keputusannya, Erick menetapkan Dedi Sunardi sebagai Direktur Penunjang Bisnis Pertamina. Susunan Direksi baru Pertamina tersebut tertuang dalam Salinan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor SK-142/MBU/05/2021 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Direksi Perseroan (Persero) PT Pertamina yang ditandatangani pada hari ini.

Pjs Senior Vice President Corporate Communication & Investor Relations Pertamina, Fajriyah Usman menyampaikan bahwa sebagai salah satu kewenangan pemegang saham, RUPS telah menetapkan susunan direksi baru Pertamina.

Dalam Surat Keputusan tersebut, pemegang saham juga memberhentikan dengan hormat M Haryo Yunianto dari jabatan Direktur Penunjang Bisnis PT Pertamina (Persero), posisi yang dijabatnya sejak 12 Juni 2020 dan sebelumnya 20 April 2018 sebagai Direktur Manajemen Aset Pertamina.

Klub Malam yang Wulan Guritno Jadi Komisaris Mau Jual Saham

Momen ulang tahun Wulan Guritno ke-40. Foto: Instagram/@wulanguritno

Pengelola tempat hiburan malam berbasis restoran Lucy In The Sky, PT Lima Dua Lima Tiga, berencana melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 5 Mei 2021 juga menjadi yang paling banyak dibaca. Salah satunya karena ada Wulan Guritno yang menjadi komisaris independen di situ.

Dalam aksi korporasi ini Lima Dua Lima Tiga akan melepas 337.500.000 lembar saham atau 32,61 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

Adapun perseroan akan melakukan IPO dengan harga penawaran Rp 100 per lembar saham. Dengan demikian perseroan akan meraup dana segar melalui IPO sebesar Rp 33,75 miliar.

Harga IPO tersebut juga ditetapkan dengan mempertimbangkan jumlah permintaan terbanyak yang diterima oleh penjamin pelaksana emisi efek yang dilaksanakan pada tanggal 13 April 2021-19 April 2021.

Menanggapi aksi korporasi ini, Wulan Guritno mengatakan cukup terkejut dengan tingginya minat investor terhadap IPO Lima Dua Lima Tiga.

“Hasil dari book building sangat mengesankan dan di luar ekspektasi awal kami. Minat investor tetap tinggi untuk menyerap saham Perseroan. Investor melihat prospek cerah di dalam rencana bisnis FnB kami ke depannya,” ujar Wulan.

, kumparan – #kumparanAdalahJawaban