Manfaat Zat Besi untuk Anak, kumparan – #kumparanAdalahJawaban

0
7

Makanan yang mengandung zat besi. Foto: Shutterstock

Memastikan kebutuhan nutrisi anak terpenuhi setiap hari sangat penting. Salah satunya kebutuhan tubuh si kecil akan zat besi. Ya Moms, kekurangan zat besi dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan yang bisa menghambat tumbuh kembang anak.

Pemenuhan kebutuhan zat besi pada anak bisa dimulai dengan memperhatikan asupan gizinya sehari-hari yang diperoleh dari makanan. Pastikan sesuai dengan kebutuhan zat besi harian sesuai usianya.

Menurut American Pediactrics Academy, kebutuhan zat besi harian pada anak memang bergantung pada usianya. Bayi usia 0-6 bulan membutuhkan 0,27 mg zat besi per hari. Balita usia 1-3 tahun harus mendapatkan setidaknya 7mg zat besi setiap hari. Kemudian, anak-anak kecil usia 4-8 tahun membutuhkan 10mg zat besi. Sementara untuk anak-anak yang lebih tua, yakni usia 9-12 tahun harus mendapatkan 8mg zat besi per harinya.

Lantas, apa saja manfaat zat besi untuk anak?

Manfaat Zat Besi untuk Anak

1. Meningkatkan kadar oksigen di dalam tubuh

Ilustrasi anak makan makanan bergizi Foto: Shutterstock

Oksigen memiliki peran penting untuk membuat seluruh organ tubuh bekerja secara maksimal. Zat besi bertugas untuk membawa dan mengalirkan oksigen tersebut keseluruh tubuh dan memastikan organ berfungsi dengan baik.

2. Menjaga daya tahan tubuh

Daya tahan tubuh anak-anak sangat lah rentan yang menyebabkan mereka mudah terserang berbagai penyakit. Zat besi adalah salah satu nutrisi yang dibutuhkan untuk menjaga daya tahan tubuh si kecil.

Zat besi dibutuhkan oleh neutrophil untuk melawan berbagai penyakit yang disebabkan oleh virus dan bakteri berbahaya.

3. Meningkatkan hemoglobin

Zat besi bekerja dengan mengikat oksigen di hemoglobin yang memungkinkan transfer oksigen dari paru-paru ke bagian tubuh lainnya.

Ahli Gizi yang berdomisili di Gujarat, India, Komal Patel, M.Sc mengatakan setiap sel di dalam tubuh anak membutuhkan zat besi untuk memaksimalkan kerja otot dan otak. Selain itu, zat besi juga memungkinkan konversi gula darah menjadi energi.

4. Mengoptimalkan metabolisme

Salah satu fungsi zat besi adalah membantu pembentukan enzim untuk mengoptimalkan metabolisme di dalam tubuh. Metabolisme yang dimaksud merupakan proses pengelolaan zat gizi dari makanan yang diserap oleh tubuh anak untuk diubah menjadi energi.

5. Mencegah anemia

Anak anemia. Foto: Shutter Stock

Anemia merupakan masalah kesehatan yang umum menyerang banyak orang, tak terkecuali anak-anak. Anemia terjadi ketika kadar hemoglobin berada di bawah angka normal yang menyebabkan gejala pusing, cepat lelah hingga detak jantung cepat. Keberadaan zat besi akan membantu produksi hemoglobin sehingga mencegah kondisi anemia pada anak.

6. Mendukung pertumbuhan fisik anak

Zat besi penting untuk pertumbuhan fisik dan mental pada anak-anak, termasuk berat dan tinggi badan bahkan sejak mereka masih bayi.

Zat besi akan menurunkan risiko stunting pada anak. Selain itu, kecukupan zat besi juga akan mendukung ketersediaan oksigen yang diperlukan untuk kontraksi otot dan meningkatkan kekuatannya.

7. Meningkatkan konsentrasi

Kekurangan zat besi pada anak dapat mempengaruhi kemampuan kognitifnya. Ini akan berpengaruh pada menurunnya kemampuan konsentrasi dan fokus si kecil saat beraktivitas penting, seperti belajar. Kebutuhan zat besi yang tercukupi akan membuat anak bersemangat dan lebih berkonsentrasi dalam mengerjakan sesuatu.

Penulis: Hutri Dirga Harmonis

, kumparan – #kumparanAdalahJawaban