Kemenkes Jelaskan Penemuan Dua Kasus Corona Varian India di Jakarta, kumparan – #kumparanAdalahJawaban

0
9

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmizi. Foto: Kemkes RI

Indonesia telah menemukan dua kasus virus corona varian B.1.617 atau yang lebih dikenal dengan varian corona India. Kedua kasus tersebut ditemukan di DKI Jakarta.

Juru Bicara Kemenkes RI, dr Siti Nadia Tarmizi, menjelaskan dari dua pasien yang terinfeksi B.1.617, satu adalah WNI dan yang lainnya adalah WNA asal India.

“Kasus B.1.617 WNI itu spesimen diambil 3 April, tak ada gejala berat. Beliau hanya isolasi, sekarang sudah sehat dan negatif [COVID-19],” papar Nadia saat jumpa pers virtual, Selasa (4/5).

Nadia menjelaskan, ada kemungkinan bahwa kasus varian corona India yang menginfeksi WNI ini merupakan klaster keluarga. Sebab, anak serta suami pasien tersebut sempat positif corona, namun kini kondisinya telah membaik. Belum diketahui apakah kasus ini adalah kasus impor atau transmisi lokal.

“Sedang dilakukan pelacakan kasus, kurang lebih ada 20-25 kasus kontak yang berhubungan dengan B.1.617 ini. Ini kita belum tahu apakah ini kasus impor atau lokal, kita sedang meneliti kasus-kasus kontak erat. Kami sampaikan cukup banyak kasus kontak ini, ada juga yang merupakan WNA, ini yang tentunya kita tunggu pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.

Lanjut Nadia, WNI yang terpapar varian B.1.617 juga diketahui merupakan seorang tenaga kesehatan, sehingga memang sering kontak langsung dengan pasien-pasien yang merupakan WNA.

“Kami cek kembali apakah betul-betul murni transmisi lokal atau kasus impor. Sedang kita cek kembali. Nakes ini telah melaksanakan vaksinasi, meskipun tertular B.1.617, hampir tidak ada gejala yang dirasakan,” kata Nadia.

“Gejalanya sangat ringan, beliau melakukan isolasi mandiri, begitu pula dengan suami dan anaknya,” tambah Nadia.

Sementara satu pasien B.1.617 lainnya adalah WNA asal India yang masuk ke Indonesia. Spesimen ini diperoleh dari klaster WNA India yang beramai-ramai memasuki Indonesia pada 10, 22, dan 23 April.

Spesimen B.1.617 ini, kata Nadia, diambil pada 22 April dari kasus yang terkonfirmasi positif.

“Jadi yang kasus B.1.617 ini, 1 kasus dari WNA India yang kondisinya masih isolasi, stabil, ada keluhan tetapi sangat ringan, sedang isolasi di RS,” jelas Nadia.

Saat ini, WNA asal India tersebut tengah menjalankan isolasi di RSPI Sulianti Saroso. Kondisinya sehat dan relatif stabil.

, kumparan – #kumparanAdalahJawaban