Jadi Tahanan Kota, Mark Sungkar Bersyukur Bisa Lebaran Bersama Cucu, kumparan – #kumparanAdalahJawaban

0
6

Mark Sungkar. Foto: Dok. Istimewa

Mark Sungkar merasa bahagia karena permohonannya untuk menjadi tahanan kota dikabulkan oleh majelis hakim. Sebab, ia bisa merayakan Lebaran bersama dengan cucunya.

“Amin, InsyaAllah (Lebaran bareng cucu),” kata Mark di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Selasa (4/5).

Terdakwa aktor senior yang juga mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Federasi Triathlon Indonesia (PPFTI) Mark Sungkar (kiri) saat sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (27/4). Foto: Indrianto Eko Suwarso/ANTARA FOTO

Mark Sungkar memiliki tiga cucu dari Shireen Sungkar yang membina biduk rumah tangga dengan Teuku Wisnu. Sementara itu, dari Zaskia Sungkar yang menikah dengan Irwansyah, Mark memiliki satu cucu.

Mark merasa bersyukur melihat cucu-cucunya tumbuh menjadi anak yang saleh dan salihah. Pria 72 tahun ini mengapresiasi cara Shireen dan Wisnu dalam memberikan pendidikan agama kepada buah hati mereka.

“Bersyukur karena doa orang tua, upaya orang tuanya (yakni) Shireen, Wisnu yang begitu ketat mengajar anaknya, alhamdulillah itu yang perlu kita syukuri,” ucap Mark.

Mark Sungkar. Foto: Youtube/The Sungkars Family

Mark juga mendoakan cucu-cucunya agar mendapat limpahan karunia dari Tuhan. “Seperti Allah melimpahkan karunia terhadap Ustaz Adi Hidayat, terhadap guru-guru, yang masyaAllah itu limpahan karunia yang enggak main-main. Nah, itu yang kami mohonkan, bukan kekayaan atau apa,” tuturnya.

Mark tidak langsung pulang ke rumah pada hari ini. Ia mengatakan kemungkinan meninggalkan rutan esok hari.

“Saya, kan, juga harus pamitan sama teman-teman di dalam (rutan),” ujar Mark.

Mark Sungkar. Foto: Dok. Istimewa

Mark merupakan terdakwa kasus dugaan korupsi dana triathlon. Mark tersangkut kasus dugaan korupsi terkait jabatannya sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Federasi Triathlon Indonesia (PPFTI) periode 2015-2019.

Mark didakwa korupsi dengan membuat laporan fiktif dana kegiatan pelatnas triathlon di The Cipaku Garden Hotel, Bandung, Jawa Barat, pada 2018. Jaksa penuntut umum menyatakan perbuatan pemain film Jalan Kehidupan itu telah melanggar ketentuan Peraturan Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Nomor 1047 Tahun 2017.

Terdakwa aktor senior yang juga mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Federasi Triathlon Indonesia (PPFTI) Mark Sungkar (kiri) saat sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (27/4). Foto: Indrianto Eko Suwarso/ANTARA FOTO

Selain itu, Mark diduga tidak segera mengembalikan sisa bantuan dana dari Kemenpora ke kas negara. Dalam dakwaan, Mark melalui rekening pribadinya diduga justru menerima pengembalian uang bantuan dari The Cipaku Garden Hotel. Padahal seharusnya pengembalian bantuan dana ditransfer ke rekening PPFTI.

Atas perbuatan tersebut, Mark didakwa merugikan keuangan negara sebesar Rp 694.900.000. Nominal kerugian negara tersebut sesuai hasil audit BPKP. Dari kerugian negara Rp 694,9 juta, Mark diduga menikmati uang sebesar Rp 399 juta. Sisanya dinikmati pihak lain.

Mark didakwa melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 atau Pasal 9 juncto Pasal 18 ayat (1) huruf b UU Pemberantasan Tipikor.

, kumparan – #kumparanAdalahJawaban