Corona Belum Turun, Polda Metro Usul Tempat Wisata Ditutup Selama Libur Lebaran, kumparan – #kumparanAdalahJawaban

0
11

Warga meninggalkan Taman Margasatwa Ragunan yang tutup di Jakarta Selatan, Jumat (25/12/2020). Foto: Sigid Kurniawan/Antara Foto

Polda Metro Jaya mengusulkan agar sebaiknya Pemprov DKI menutup tempat wisata selama libur Lebaran 2021. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan.

“Kami mengusulkan sebaiknya ditutup saja,” kata Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya Kombes Marsudianto di Mapolda Metro Jaya, Selasa (4/5).

Hal itu disampaikan usai rapat dengan Forkopimda yang turut dihadiri Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mohammad Fadil Imran, Kasdam Jaya, Danpomdam, hingga Lantamal III.

Meski begitu, polisi akan mengikuti bagimana kebijakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno terkait hal tersebut. Hal ini juga disampaikan pada rapat lintas sektoral yang digelar di Mapolda Metro Jaya, Selasa (4/5).

“Tadi dalam rapat lintas sektoral disampaikan, kami minta keputusan dari Dinas Pariwisata, kalau bisa seperti tahun kemarin itu ditutup saja,” ujarnya.

Pengunjung mengantre untuk pemeriksaan barang bawaan di pintu masuk Dunia Fantasi (Dufan), Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Rabu (9/12). Foto: Aprilio Akbar/ANTARA FOTO

“Tapi kalau memang nanti dari Menteri Pariwisata mungkin punya kebijakan lain tentunya kami akan menyesuaikan dan akan kami lakukan pengaturan-pengaturan lebih lanjut,” tambahnya.

Marsudianto juga mengaku polisi telah menyiapkan skema pengamanan di tempat-tempat wisata yang tersebar di Jakarta. Pengamanan ini dilakukan agar tak ada kerumunan warga.

“Seperti untuk tiketnya dibeli secara online, kemudian dibatasi hanya 50 persen, kalau masih ada juga penumpukan kami akan melakukan penyekatan buka tutup sementara waktu,” jelasnya.

Warga menyantap makanannya saat berwisata di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, Sabtu (13/3). Foto: Sigid Kurniawan/ANTARA FOTO

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan memperpanjang PPKM Mikro hingga 17 Mei 2021. Keputusan ini diambil setelah melihat kondisi penyebaran corona masih fluktuatif.

Selain itu, kemungkinan adanya mobilitas tinggi masih ada, terutama saat lebaran dan larangan mudik berlaku.

, kumparan – #kumparanAdalahJawaban