Benarkah Ada Konspirasi Orang Dalam saat Suporter MU Invasi Old Trafford?, kumparan – #kumparanAdalahJawaban

0
8

Demo suporter Manchester United di Old Trafford, Manchester, Inggris . Foto: Carl Recine/Reuters

Aksi suporter Manchester United (MU) yang menginvasi lapangan Stadion Old Trafford dicurigai mendapat bantuan dari ‘orang dalam’. Oknum tersebut dituding yang ‘mempersilakan’ para fan untuk masuk.

Sejumlah suporter MU merangsek masuk ke lapangan Old Trafford beberapa jam jelang laga ‘Setan Merah’ kontra Liverpool, Minggu (2/5) malam WIB. Akibatnya, laga itu kemudian terpaksa ditunda.

Menurut keterangan kepolisian, awalnya memang sudah ada agenda suporter melakukan aksi di luar stadion. Lalu tiba-tiba, jumlah pengunjuk rasa semakin banyak hingga tak terkendali.

Terkait isu konspirasi ‘orang dalam’, ofisial MU telah membuat pernyataan. Mereka menegaskan bahwa tidak ada staf mereka yang terlibat atas aksi tersebut.

“Laporan di media arus utama dan sosial bahwa pengunjuk rasa dapat mengakses stadion dan lapangan melalui gerbang yang dibuka oleh staf klub sepenuhnya tidak benar,” jelas ofisial MU.

“Setelah menerobos penghalang dan keamanan di halaman depan, beberapa pengunjuk rasa memanjat gerbang di ujung terowongan Muenchen, lalu memaksa masuk ke pintu samping di tribune, sebelum membuka pintu eksternal yang memungkinkan orang lain masuk ke area concourse dan lapangan,” lanjut mereka.

Intinya, MU menekankan bahwa ada sejumlah oknum suporter yang bertindak brutal. Mereka merusak sejumlah fasilitas Old Trafford demi menginvasi lapangan.

“Pelanggaran kedua terjadi ketika seorang pengunjuk rasa mendobrak pintu lift akses penyandang disabilitas, memungkinkan sebuah kelompok untuk memasuki tribune,” jelas ofisial MU.

“Mayoritas fans kami telah dan akan mengutuk kerusakan kriminal, bersama dengan kekerasan apa pun terhadap staf klub, polisi, atau fans lainnya, dan ini sekarang menjadi masalah polisi.”

“Klub tidak ingin melihat pengunjuk rasa damai dihukum, tetapi akan bekerja dengan polisi untuk mengidentifikasi mereka yang terlibat dalam aktivitas kriminal dan juga akan mengeluarkan sanksi sendiri kepada pemegang tiket musiman atau anggota yang teridentifikasi, sesuai dengan kebijakan sanksi yang dipublikasikan.”

***

, kumparan – #kumparanAdalahJawaban