Tak Masuk Aglomerasi, Pintu Keluar Masuk Cirebon Diperketat, kumparan – #kumparanAdalahJawaban

0
12

Ilustrasi, situasi di gerbang tol Palimanan. (Ciremaitoday)

Ciremaitoday.com, Cirebon – Wilayah Cirebon tidak masuk dalam aglomerasi larangan musik di Jawa Barat. Oleh karenanya, pada saat karangan mudik mulai 6 Mei hingga 17 Mei 2021 mendatang setiap kendaraan baik roda 2 maupun roda 4 yang akan memasuki atau keluar dari Cirebon akan diperiksa secara ketat oleh petugas.

Polres Cirebon Kota akan melakukan penyekatan si 4 titik di antaranya adalah Kedawung dan depan gedung Karesidenan, Jalan Jendral Sudirman dan Jalan Kalijaga.

Kasat Lantas Polresta Cirebon Kompol Ahmat Troy mengatakan, pihaknya berkoordinasi dengan Polres Cirebon Kota untuk melakukan penyekatan bagi pemudik yang mendahului atau mencuri start.

“Sudah ada yang mulai curi-curi start, kami melakukan koordinasi dengan Polres Cirebon Kota melakukan penyekatan di setiap perbatasan,” katanya, Senin (3/5/2021).

Ia menyatakan, oenyekayan dilakukan sebagai implementasi dari kebijakan pemerintah untuk mencegah penyebaran COVID-19 saat mudik dan balik lebaran 2021.

“Kami mendukung upaya pemerintah untuk melindungi masyarakat dari penularan COVID-19. Kami minta masyarakat mematuhi aturan tersebut agar keluarga di kampung halaman dapat terlindungi dari paparan virus corona,” imbuhnya.

Sementara Kasat Lantas Polres Cirebon Kota AKP La Ode Habibi Ade Jama mengatakan, saat larangan mudik diberlakukan bagi masyarakat yang hendak keluar masuk Kota Cirebon harus memenuhi sejumlah persyaratan.

“Yang mau masuk harus dengan keperluan mendesak seperti keluarga yang melahirkan, menunjukkan surat dinas dari instansi tempatnya bekerja. Untuk kegiatan informal seperti orang-orang yang mau ke pasar harus ada izin dari kepala desa atau kelurahan,” tuturnya.

Pihaknya meminta, masyarakat untuk memahami dan mematuhi aturan tersebut karena pemerintah tengah berupaya mencegah penularan COVID-19.

“Kita akan melakukan pengetatan sesuai aturan pemerintah. Kami memahami semua kegiatan masyarakat, tapi di masa itu silahkan di rumah saja si kotanya masing-masing,” pungkasnya.

, kumparan – #kumparanAdalahJawaban