Polri soal KKB Terus Tebar Ancaman di Papua: Negara Tak Boleh Kalah, kumparan – #kumparanAdalahJawaban

0
15

Suasana apel kesiapsiagaan pasukan TNI-Polri menjelang HUT TPN/OPM di Puncak Jaya, Papua, Selasa (1/12). Foto: Pendam TNI

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali menyebarkan teror ke masyarakat di Papua. Bahkan mereka secara terang-terangan mengincar kelompok suku Jawa di Papua.

Terkait hal itu, Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono mengatakan, TNI-Polri memastikan keamanan masyarakat Papua dari ancaman kelompok teroris.

“Yang prinsipnya tentunya negara tidak boleh kalah dengan kelompok-kelompok ini,” kata Rusdi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (3/5).

Karopenmas Brigjen Pol Rusdi Hartono. Foto: Reno Esnir/Antara Foto

Rusdi menuturkan, TNI-Polri di Papua selalu berusaha menciptakan keamanan dan kedamaian. Pihaknya juga sudah mengantisipasi segala bentuk ancaman.

“Kalau ada upaya tersebut, tentunya TNI dan Polri akan berusaha keras, sekali lagi bagaimana menciptakan tanah Papua yang aman dan damai,” ujar Rusdi.

“Yang penting sudah kita antisipasi semua,” sambung Rusdi.

Terpisah, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan, pihaknya bersama TNI memastikan keamanan di Papua. Termasuk pada warga pendatang.

“Masyarakat di Papua tak perlu khawatir dengan keberadaan KKB. TNI-Polri akan menjaga dan mengawal warganya dalam bingkai NKRI di Tanah Papua,” kata Argo.

Sebelumnya, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNB-OPM) mengeluarkan pernyataan bernada ancaman. Mereka mengancam menyasar personel TNI-Polri, dan orang jawa di Papua.

Organisasi TPNB-OPM merupakan induk dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang kerap meneror warga Papua.

Berikut keterangan TPNB-OPM:

Jika Indonesia melanjutkan teror dan genosida terhadap penduduk sipil Papua Barat (seperti yang telah terjadi hampir 60 tahun) dan komunitas internasional tidak ikut campur, TPNPB-OPM akan mengumumkan kampanye untuk memusnahkan tidak hanya anggota militer ilegal yang menduduki Papua, tetapi juga orang Jawa ilegal dan pemukim lainnya yang mencuri tanah adat dan sumber daya orang Papua Barat.

, kumparan – #kumparanAdalahJawaban