Kini Berstatus Teroris, Berapa Jumlah Pasukan yang Dikerahkan untuk Tumpas KKB?, kumparan – #kumparanAdalahJawaban

0
14

Aparat keamanan TNI-Polri sudah melakukan kegiatan patroli dalam kota, di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Selasa (20/4). Foto: Puspen TNI

Pemerintah secara resmi telah menetapkan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) sebagai organisasi terorisme di Papua. Hal itu pun membuat TNI dan Polri menambah pasukan untuk mengamankan warga di Papua dari ancaman KKB.

Lalu berapa jumlah pasukan yang disiapkan untuk menumpas?

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono mengatakan, sejauh ini TNI dan Polri telah berada di Papua. Untuk jumlah personel, Polri enggan mengungkapkan ke publik.

“Itu rahasia perusahaan, kalau bicara jumlah itu ada hal-hal yang perlu diketahui ada juga kita apa tidak diberi tahu karena itu menyangkut teknis,” kata Rusdi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (3/5).

Aparat keamanan TNI-Polri sudah melakukan kegiatan patroli dalam kota, di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Selasa (20/4). Foto: Puspen TNI

Rusdi menuturkan, hingga saat ini Polri belum melakukan penambahan pasukan di Papua.

“Belum, Polri belum menambah personel,” ujar Rusdi.

Saat ini, Satgas Nemangkawi sudah berada di sejumlah daerah konflik untuk menjaga keamanan di Papua. Pasukan gabungan TNI-Polri ini terus meningkatkan patroli sejak adanya peningkatan serangan brutal KKB kepada aparat maupun warga.

TNI sudah menyiapkan 400 personel dari Yonif 315/Garuda untuk berangkat ke Papua. Personel berjuluk ‘Pasukan Setan’ itu dikirim guna meningkatkan pengamanan di sana.

Selain itu, sejak KKB berstatus teroris, Densus 88 Antiteror bisa ikut terlibat dalam perburuan terhadap kelompok separatis ini. Hanya saja, pergerakan Densus 88 harus menunggu perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Karopenmas Div Humas Polri Brigjen Rusdi. Foto: Dok Divisi Humas Polri

Sebelumnya, Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri mengatakan, pihaknya mengutamakan penangkapan kelompok KKB dalam kondisi hidup. Namun, bila melakukan perlawanan dilakukan upaya tindakan tegas.

“Tentu kita berusaha menangkap mereka hidup untuk mengetahui jaringannya, tetapi kalau mereka melawan kita akan lumpuhkan,” kata Fakhiri lewat keterangannya, Senin (3/5).

Fakhiri menuturkan, Polri telah memetakan keberadaan KKB yakni tersebar di Kab. Puncak, Intan Jaya, dan Nduga.

, kumparan – #kumparanAdalahJawaban