Ganjar Minta Kepala Daerah se-Jateng Waspada Kerumunan Pasar-Mal Jelang Lebaran, kumparan – #kumparanAdalahJawaban

0
4

Gubernur Jateng Ganjar Prabowo usai rakor virtual penegakan disiplin prokes dengan Mendagri Tito Karnavian. Foto: Pemprov Jawa Tengah

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo telah meminta kepada bupati dan wali Kota di wilayahnya untuk mewaspadai titik kerumunan menjelang Lebaran. Antara lain pasar kaget, pasar tradisional hingga mal.

Hal ini disampaikan Ganjar, usai rakor penegakan disiplin protokol kesehatan dan penanganan COVID-19 secara daring dipimpin Mendagri Tito Karnavian di Ruang Rapat Gedung A Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (3/5).

“Tadi sudah saya sampaikan pada kawan-kawan bupati, wali kota, melalui grup kita. Satu pasar kaget, karena ini lagi prepegan ya, pasar kaget, pasar tradisional, mal, (kita) minta untuk dilakukan penjagaan,” ucap Ganjar.

Gubernur Jateng Ganjar Prabowo saat rakor virtual penegakan disiplin prokes dengan Mendagri Tito Karnavian. Foto: Pemprov Jawa Tengah

Tak hanya itu, Ganjar juga kembali mengingatkan tempat pariwisata hingga hotel untuk menjaga protokol kesehatan ketat. Ia meminta aparat hukum menjadi pengawas. Jika pengelola tidak mematuhi protokol kesehatan yang berlaku, Ganjar minta ditutup paksa.

“Hotel-hotel tempat kerumunan seperti pariwisata kita minta untuk dicek semuanya dan kalau kemudian tidak bisa dikendalikan perintahnya satu, tutup,” tegasnya.

Dalam rapat itu, Ganjar mengatakan ada arahan soal pengaktifan kembali tempat isolasi sebagai antisipasi lonjakan kasus COVID-19. Termasuk mewajibkan tes antigen pada setiap orang yang masuk ke Jateng.

“Kita semuanya selalu waspada, dan saya minta seluruh yang masuk ke Jateng wajib dites antigen, wajib. Maka tempat isolasi kita on-kan semuanya termasuk yang ada di rumah sakit, semuanya kita minta di on-kan,” tuturnya.

Ilustrasi pedagang kupat di pasar tradisional menjelang lebaran. Foto: ANTARA FOTO/Ardiansyah

Ganjar menegaskan, imbauannya ini diperlukan dukungan dari masyarakat untuk menyadari dan mau bersama-sama menjaga tren kasus yang mulai menunjukkan penurunan.

“Ini serius buat kita agar kita nanti bisa menjaga semuanya, dan kita minta dukungan nanti dari seluruh lapisan masyarakat,” urainya.

Ia juga kembali menyampaikan larangan mudik harus ditaati. Bakal ada penyekatan di sejumlah titik terutama pintu masuk di perbatasan-perbatasan.

“Semua dalam satu narasi, tidak mudik. Kemudian kita menerjemahkan dengan memberlakukan mulai pengefektifan titik-titik penyekatan. Karena banyak yang bocor. Dishub kita sudah komunikasi dengan provinsi lain terutama di wilayah perbatasan. Dan seluruh yang masuk ke Jateng wajib tes rapid antigen,” tandasnya.

, kumparan – #kumparanAdalahJawaban