Forkopimda Aceh Ikuti Rapat Koordinasi COVID-19 Bersama Lintas Kementerian, kumparan – #kumparanAdalahJawaban

0
14

Unsur Forkopimda Aceh mengikuti rapat bersama lintas kementerian secara virtual.

Gubernur Aceh, Nova Iriansyah dan seluruh unsur Forkopimda Aceh mengikuti rapat koordinasi kepala daerah secara virtual terkait penanganan COVID-19 bersama sejumlah kementerian dan institusi di Meuligoe Gubernur Aceh, Senin (03/05/ 2021)

Rapat dilakukan untuk menyikapi peningkatan angka penyebaran COVID-19 di beberapa daerah di Indonesia. Selain itu rapat juga untuk membahas langkah penanggulangan COVID-19 selama Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Rapat yang dipimpin Menteri Dalam Negeri itu melibatkan Kementerian Perhubungan, Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, BNPB, TNI, Polri, BIN, hingga Jaksa Agung.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengawali rapat dengan menginstruksikan kepada seluruh gubernur, bupati dan walikota se Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terkait ledakan kasus COVID-19. Tito mewanti-wanti para kepala daerah dan seluruh pihak terkait di Indonesia untuk menjadikan ledakan kasus COVID-19 yang terjadi di India sebagai pelajaran.

Tito mengatakan, pengabaian protokol kesehatan merupakan awal dari bencana penyebaran massal COVID-19. Untuk itu Tito meminta para kepala daerah untuk segera melakukan koordinasi internal di wilayah masing-masing untuk menyatukan langkah dan persepsi terkait penanganan COVID-19 ini.

Secara khusus rapat itu juga membahas penanganan Corona di bulan ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Hal tersebut diminta menjadi perhatian serius semua pihak, terutama para kepala daerah.

Dalam momentum Ramadhan dan Idul Fitri, kata Tito, ancaman penularan Covid-19 sangat besar. Ini disebabkan kecenderungan masyarakat yang memadati pasar dan pusat perbelanjaan, keramaian dalam kaitan pelaksanaan ibadah ramadhan serta tradisi mudik dan halal bihalal. “Ini yang perlu kita waspadai bersama,” ujar Tito.

Ilustrasi vaksinasi corona untuk purnawirawan TNI. Dok. Laung/TNI

Penanganan COVID-19 di Aceh

Terkait penanganan COVID-19 di Aceh jelang Idul Fitri, Gubernur Aceh telah mengeluarkan Surat Edaran Gubernur Aceh Nomor 061.2/7309 Tanggal 12 April 2021 terkait larangan mudik bagi ASN dan Tenaga Kontrak di lingkungan Pemerintah Aceh.

“Larangan ini dikeluarkan dalam rangka menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 08 Tahun 2021 tanggal 7 April 2021, terkait perlunya dilakukan pembatasan kegiatan bepergian ke luar daerah atau mudik atau cuti bagi Aparatur Sipil Negara dalam masa Pandemi COVID-19,” ujar Nova saat mengikuti rapat virtual bersama Satgas COVID-19 Nasional, Minggu (2/5/2021)

Lebih lanjut, kata Nova, guna mendukung Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, Pemerintah Aceh telah menerbitkan Instruksi Gubernur Nomor 05/INSTR/2021, terkait Larangan menghadiri buka puasa bersama dan halal bihalal pada saat Idul Fitri.

“Instruksi tersebut dikeluarkan atas dasar Instruksi Mendagri tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19,” kata Nova.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga melaporkan bahwa kondisi per 1 Mei 2021, dari 6947 Gampong yang ada di Aceh, 6.032 Gampong di antaranya berstatus hijau, atau relatif aman dari jangkitan COVID-19. Sementara itu, ada 347 Gampong yang berstatus kuning, yang menandakan adanya 1-2 rumah yang terdapat kasus positif COVID-19 dalam satu dusun.

Kemudian ada 72 Gampong yang berstatus oranye, yaitu terdapat kasus positif COVID-19 pada 3-5 rumah dalam satu dusun. Dan terakhir, terdapat 46 gampong yang berstatus merah, yang artinya terdapat lebih dari 5 rumah yang kasus positif COVID-19 dalam satu dusun.

“Dalam menyikapi perkembangan ini, Pemerintah Aceh, Pemerintah Kabupaten/Kota dengan dukungan berbagai pihak terkait, akan terus melakukan berbagai upaya untuk memastikan agar penerapan kebijakan PPKM berbasis mikro ini bisa berjalan dengan baik di lapangan,” kata Nova. []

, kumparan – #kumparanAdalahJawaban